Aplikasi E-Learning Gapura Milik Pemkab Gresik Mampu Tingkatkan Kapasitas ASN dengan Hemat Biaya

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Kepala BKPSDM Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo menunjukkan aplikasi Gapura (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik meluncurkan aplikasi Gerbang Pengembangan Kompetensi menuju Smart ASN yang disingkat Gapura, sebagai medium peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gresik.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan pada Rabu 6 November 2024.

Baca juga: Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi

Kepala BKPSDM Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo menyampaikan, aplikasi Gapura ini merupakan E-learning yang terintegrasi, untuk memenuhi hak pengembangan diri ASN sebagaimana diamanatkan PP nomor 17 tahun 2020.

"ASN berhak mendapatkan fasilitas peningkatan kapasitas yang diamanatkan PP tersebut, dengan minimal 20 Jam Pelajaran (JP) per tahun," tutur Agung.

Agung menjelaskan, setiap JP, terdiri dari 45 menit dengan materi yang beragam, baik yang disediakan BKPSDM maupun Dinas tempat ASN tersebut bertugas. Dengan 8.913 ASN, kebutuhan untuk menjangkau seluruh ASN tersebut melalui pelatihan atau pendidikan tatao muka akan menghabiskan biaya yang sangat besar.

"Bila pelatihan atau training pengembangan diri itu dilakukan konvensional, tatap muka maka dengan ketentuan 20 JP itu bisa dua hari, tiap sesi maksimal 30 orang. Maka akan menghabiskan biaya sangat besar bila diikuti 8.913 ASN di Lingkungan Pemkab Gresik," tutur Agung.

Baca juga: Kasus Calo PPPK di Ponorogo, 5 Orang Diperiksa BKPSDM
Oleh karena itu pihaknya membentuk aplikasi Gapura sebagai wahan pembelajaran daring yang bisa diakses seluruh ASN, untuk memenuhi hak mereka dalam mendapatkan peningkatan kapasitas.

Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari

"Dengan aplikasi ini bisa dipelajari kapanpun, ada juga tes-nya tiap materi, sehingga akan terpantau hasil pembelajaran tersebut ke sistem informasi kepegawaian kami," sambung Agung.

Plt. Bupati Gresik Aminatun Habibah merespon baik peluncuran GAPURA. Dia menyebut aplikasi ini sebagai inovasi penting bagi peningkatan kualitas ASN di Gresik.

“Ini adalah program yang bagus dan baru, sehingga perlu disosialisasikan ke seluruh ASN dan OPD,” ujarnya.

Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat

Bu Min, sapaan akrab Plt Bupati Gresik mengusulkan agar pelatihan dalam GAPURA dapat terus dikembangkan untuk mengoptimalkan sumber daya.

Plt Bupati Gresik ini juga menekankan perlunya penataan kurikulum pelatihan, baik dalam bentuk tatap muka maupun online.

"Materi dan kurikulum harus disiapkan dengan baik, termasuk menentukan siapa saja yang wajib ikut pelatihan ini,” lanjutnya, seraya menambahkan bahwa ASN tidak boleh tertinggal informasi dan harus terus meningkatkan kompetensi. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru