Harga Cabai Merah di Bojonegoro Anjlok Rp 5 Ribu/Kg

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Sejak mewabahnya virus corona atau covid-19 harga cabai merah di pasaran ikut anjlok. Per kilogramnya kini harganya tinggal Rp 5 ribu.

Slamet, Petani cabai merah asala Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, Bojonegoro mengatakan, sebelum maraknya covid-19 harga cabai merah masih stabil dengan harga Rp 10-12 ribu per kilogramnya. Namun, kini harganya tinggal Rp 5 ribu.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

“Saat ini musim panen, tapi harga cabai merosot,” katanya, di Bojonegoro, Rabu (15/4/2020).

[irp]

Dijelaskan Slamet, setiap hari dirinya berjualan cabai merah di Pasar Agrobis Babat, Lamongan. Waktu jualannya terkadang pagi, juga siang hari. Puluhan kilogram cabai dibawanya untuk dijual kepada pembeli.

“Sekarang sepi pembeli, saya harus jualan sampai larut malam untuk menghabiskan dagangan,” katanya.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

Jika hingga larut malam dagangan tidak habis terjual, biasanya Slamet melapar kepada pedagang lainnya. Jika tidak ada yang minat juga terpaksa cabai dibawa pulang.

“Di bawa pulang kalau sudah tidak ada yang mau nerima, dijemur sapai kering di rumah,” ungkapnya.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Ratmin, seorang pedanag di Pasar Bojonegoro merasakan hal sama seperti Slamet. Sejak seminggu terakhir cabai harganya merosot. Akibatnya, pendapatannya pun turun hingga 50 persen.

“Jarang pembeli di pasar sekarang, banyak yang di rumah saja,” katanya. (mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru