Kakanwil Kemenag Minta Semua Peserta Pelatihan Haji Periksakan Diri

klikjatim.com
Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Ahmad Zayadi

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur hingga terus memantau peserta pelatihan yang positif terpapar Covid-19. Langkah serupa juga dilakukan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Jawa Timur yang ikut melacak dan menelusuri peserta. Ini dilakukan karena hingga kini jumlah peserta pelatihan yang terpapar Covid-19 puluhan orang.

[irp]

Baca juga: Berkendara Aman dengan Merawat Motor Kesayangan

Berdasarkan data panitia, Pelatihan Petugas Haji di Asrama Haji Sukolilo diikuti oleh 166 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), serta 249 Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) Dinas Kesehatan yang berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur, Bali hingga NTT.

Dari jumlah peserta tersebut, puluhan di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Pasien positif Covid-19 klaster pelatihan petugas haji itu tersebar di sejumlah daerah. Antara lain Kabupaten Probolinggo, Kota Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lamongan, dan sejumlah daerah lain di Jawa Timur.

Kakanwil Kemenag Jatim, Ahmad Zayadi kepada wartawan meminta kepada seluruh peserta pelatihan untuk melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, salah satunya dengan melakukan isolasi mandiri. "Kami sudah sampaikan ke kantor Kemenag se-Jatim agar kawan-kawan yang kemarin bersama-sama dengan Dinas Kesehatan menyelenggarakan pelatihan petugas haji segera memeriksakan kesehatannya dan melakukan isolasi mandiri," kata Zayadi.

Baca juga: Susun RKPD 2027, Pemkab Lamongan Fokus Percepatan Infrastruktur Ekonomi dan Transformasi Bansos ke Pemberdayaan

[irp]

Dijelaskan, pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo pada 9 Maret hingga 18 Maret lalu diikuti 415 peserta. Mereka terbagi dalam 10 kelas. Kegiatan tersebut, kata Kakanwil Kemenag, digelar sebelum terbitnya SE Gubernur Jatim nomor 420/1780/101.1/2020 dan Maklumat Polri nomor Mak/02/III/2020 tentang kewaspadaan Covid-19.

Baca juga: Tak Perlu Takut Ekspor, Bea Cukai Gresik Bimbing UMKM Lamongan

Saat ini, Gugus Tugas Pencegahan Penularan COVID-19 Kanwil Kemenag Jawa Timur terus berkordinasi dengan Dinas Kesehatan dan mitra terkait lainnya, untuk memberikan layanan sesuai dengan protokol kesehatan. “Kami juga terus memberikan perhatian dan membangun silaturrahim dengan keluarga peserta yang teridentifikasi Covid-19. Kita terus membangun semangat, dan terus membangun optimisme,” ujar Zayadi.

Kanwil Kemenag Jawa Timur, kata dia, telah melakukan penyemprotan disinfektan dan pembersihan seluruh wilayah Asrama Haji Sukolilo dan menyediakan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker, dan sebagainya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru