KLIKJATIM.Com | Kediri - Konfirmasi penambahan pasien positif virus corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Kediri per 10 April 2020, telah dibenarkan oleh Walikota setempat, Abdullah Abu Bakar. Melalui akun instagramnya @abdullah_abe, disebutkan bahwa tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim menyampaikan untuk pasien positif Covid-19 di Kota Kediri bertambah 2 orang lagi, Jum'at (10/4/2020).
Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri mengatakan, dua pasien baru positif Covid-19 ini disebut sebagai pasien 5 yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Sedangkan pasien 6 adalah warga Kabupaten Kediri berdasarkan KTP, tapi berdomisili di salah satu perumahan kota setempat.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
[irp]
Untuk kedua pasien ini sama-sama dari Kecamatan Mojoroto. Adapun pasien 5 disebutkan bahwa sebelumnya tidak menunjukkan gejala sakit, atau tergolong orang tanpa gejala (OTG).
Saat ini yang bersangkutan juga sudah melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan tim medis. Dari hasil pelacakan, bahwa pasien 5 ini masuk dalam klaster pelatihan haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Baca juga: Gudang Rongsok di Kediri Dibakar ODGJ, Rp300 Juta Aset Berhasil Diselamatkan
"Alhamdulillah, langkah cepat yang diambil pihak RS Gambiran Kota Kediri melakukan penjemputan dan pasien sudah dibawa ke rumah sakit," ujar mas Abu.
[irp]
Dia pun mengimbau kepada warganya agar selalu waspada dan tetap berhati-hati. Sebab jumlah pasien positif di Kota Kediri terus bertambah.
Baca juga: Siap-Siap! Bandara Internasional Dhoho Kediri Bersiap Jadi Embarkasi Haji Musim Mendatang
"Tapi kita sudah mempersiapkan semuanya. Insyaallah kalau kita bisa bekerjasama lebih bagus lagi, kita bisa memerangi Covid-19 bersama-sama," imbuhnya.
Perlu diketahui, untuk jumlah positif Covid-19 di Kota Kediri per 10 April 2020 bertambah menjadi 6 orang. Satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh, dan lima orang masih perawatan intensif. (nul)
Editor : Redaksi