KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Kekeringan ekstrem yang melanda beberapa wilayah Kabupaten Bojonegoro saat kemarau tahun 2023 kemarin menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Dalam menanggulangi hal tersebut, melalui programnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bojonegoro (BPBD) membangun beberapa titik sumur bor di beberapa wilayah potensi kekeringan Kabupaten Bojonegoro.
Baca juga: Dana Transfer Pusat 2026 Dipangkas Rp1,3 Triliun, Pemkab Bojonegoro Tak Gentar!
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro mengatakan, peninjauan ini salah satunya di Desa Tinumpuk Kecamatan Purwosari yang menjadi sasaran program pembangunan sumur bor air bersih. Ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diberikan kepada BPBD Bojonegoro.
"Bantuan sumur yang diberikan BNPB kepada kami, Se-Kabupaten Bojonegoro ada delapan titik," ungkapnya.
Menurutnya, peninjauan ini juga di hadiri Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto meninjau secara langsung proses pengeboran air di Desa Tinumpuk Kecamatan Purwosari. "Beliau memastikan untuk kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan target dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya Desa Tinumpuk Kec. Purwosari," katanya.
Ia berharap, setelah itu masyarakat Desa Tinumpuk sudah bisa memanfaatkan air bersih untuk kehidupan sehari-hari dari sumur bor ini, karena Desa Tinumpuk ini termasuk dalam kategori kekeringan ekstrem sehingga menjadi titik fokus.
"Dengan debit air di Desa Tinumpuk ini minimal bisa memberikan pelayanan dasar kebutuhan air bersih kepada masyarakat Desa Tinumpuk dan sekitarnya," harap Ardhian.
Sementara itu Kosim Kepala Desa Tinumpuk Kecamatan Purwosari menjelaskan, pengeboran sumur bor yang dibangun ini memiliki kedalaman 80-100 meter dari permukaan tanah, sebelum dilakukan pengeboran dilakukan survey pencarian titik sumber air terlebih dahulu dengan metode geometrik.
Dikatakan, nanti kalau sumber airnya sudah keluar dan lancar akan adakan Musyawarah Desa, bagaimana penggunaan serta pengelolaan sumur bor ini dilakukan oleh BumDesa untuk dimanfaatkan oleh warga.
"Di Desa kami ada 340 Kepala Keluarga, semoga dengan adanya pembangunan sumur bor ini dapat mencukupi seluruh kebutuhan akan air bersih untuk kebutuhan warga kami sehari-hari," pungkas Kosim. (ris)
Baca juga: Basuki Terpilih Aklamasi Pimpin PPDI Bojonegoro 2025-2030
Baca juga: Wabup Bojonegoro Dorong Kreasi Olahan Bergizi untuk Anak
Editor : M Nur Afifullah