KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Anggota Komisi III DPR-RI, Didik Mukrianto harapkan agar Kapolres Bojonegoro yang baru, AKBP Mario Prahatinto lebih terbuka dan transparan ke publik, apalagi terhadap media massa yang hendak konfirmasi terkait pemberitaan.
Hal tersebut, diungkapkan Didik Mukrianto lantaran ada pemberitaan terkait keluhan sejumlah awak media di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Baca juga: Pertamina Hukum 2 SPBU Bojonegoro Tidak Boleh Jualan Biosolar Selama 1 Bulan
Dari pemberitaan tersebut sejumlah awak media mengaku kurang dihargai atau diremehkan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Trianto, di mana menurut pengakuan mereka, selama kurang lebih satu tahun bertugas di Polres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto nyaris tidak pernah membalas pesan atau menjawab telepon dari awak media.
Menurut anggota komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia (HAM), dan keamanan, serta merupakan pasangan kerja dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) ini, bahwa media adalah sumber informasi dan pengetahuan.
“Media juga sebagai pilar pengawasan dan kontrol sosial. Kepolisian dituntut transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab besar baik menjaga kamtibmas, penegakan hukum, maupun memberikan pelayanan.” ungkap Didik melalui aplikasi pesan WhatsApp, Sabtu 9 Desember 2023.
Politikus Partai Demokrat itu menjelaskan, kehadiran dan kolaborasi antara media massa dan kepolisian, idealnya tidak bisa dipisahkan.
Baca juga: Kapolres Bojonegoro Dimutasi, Ini Catatan Sejumlah JurnalisDalam menghadirkan dan menyerap informasi yang cukup di tengah-tengah masyarakat, mustahil tanpa ada partisipasi media massa dan jurnalis. Apalagi banyak informasi yang terus disebarluaskan Polri dalam memitigasi potensi ancaman kamtibmas.
Baca juga: Wujudkan Asta Cita, Bojonegoro Masuk Daftar 15 Kabupaten Berkinerja Terbaik Nasional
“Saya rasa optimalisasi dan efektivitasnya akan maksimal dengan kolaborasi amplifikasi sahabat-sahabat media,” tutur Anggota DPR-RI Dapil IX Bojonegoro-Tuban itu.
Didik menambahkan, jika melihat tugas dan tanggung jawab kepolisian yang cukup besar, yaitu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan dan pengayoman, memberikan pelayanan terhadap masyarakat, serta penegakan hukum, mustahil bisa berhasil tanpa partisipasi masyarakat, termasuk media atau awak media.
“Partisipasi dan dukungan masyarakat dapat diwujudkan jika Polisi bisa proaktif, responsif, dan humanis dalam melayani masyarakat,” jelasnya.
Baca juga: Ratusan ASN Bojonegoro Ajukan Cuti Haji 2026
Apalagi, lanjut pria asli Kabupaten Magetan itu, Polri juga punya program Presisi. Harusnya anggota Polri bisa menampilkan sikap dan perilaku yang humanis dalam menghadapi masyarakat, termasuk Kapolresnya mengingat sebagian besar wajah dan potret Polres direpresentasikan Kapolresnya.
“Sebagai mitra Komisi III, saya berharap kepada Kapolres yang baru untuk bisa lebih proaktif dan responsif dalam melayani warga masyarakatnya. Polisi harus hadir dengan humanis servisnya, bukan dengan pendekatan yang represif,” pungkasnya. (qom).
Editor : M Nur Afifullah