Terduga Pembunuh Pria Mulut Tertusuk Pisau di Gresik Terlacak di Jateng

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Evakuasi jasad pria di Gresik yang tewas dengan mulut tertusuk pisau (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Terduga pelaku pembunuhan AN (30), pria yang tewas dengan mulut tertusuk pisau di Menganti, Kabupaten Gresik mulai terendus polisi.

Tim Satreskrim Polres Gresik yang melakukan rangkaian penyelidikan dan olah TKP mulai menemukan titik terang terduga pelaku pembunuhan pria yang merupakan pegawai salah satu Rumah Sakit di Surabaya itu.

Baca juga: Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan menyampaikan, pihaknya bekerja keras untuk segera mengungkap kasus ini.

"Saat ini tim terus bergerak di lapangan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan. Ini (terduga pelaku) mulai terlacak," tuturnya, Sabtu (2/12/2023).

Baca juga: Begini Kronologi dan Hasil Autopsi Pria Tewas Mulutnya Ditusuk Pisau di Menganti Gresik
Dari penyelidikan, diketahui terduga pelaku kabur ke wilayah Jawa Tengah, saat ini sedang diuber oleh polisi.

"Kabur ke Jateng masih kita kejar," imbuh Aldhino.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Tapi Aldhino belum merinci jumlah pelaku maupun kota tempat pelariannya.

"Nanti kita update lagi, doakan segera tertangkap," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, AS (30) yang tinggal di Desa Pranti Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik ditemukan tewas mengenaskan, dengan mulut ditusuk pisau dan kepala dipalu.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

Dari informasi yang dihimpun, mayat AS ditemukan pada Selasa pagi, 28 November 2023 dalam keadaan tergeletak di kamar rumahnya.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan menjelaskan, penemuan mayat AS di rumahnya itu pertama kali ditemukan kakak korban, kakak korban curiga karena saat menghubungi AS tidak ada jawaban. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru