KLIKJATIM.COM | Surabaya- DPRD Surabaya komisi A arief Fathony mengusulkan penundaan pembayaran tanah Buffer zone untuk pelebaran zona hijau dikawasan stadion Gelora Bung Tomo ( GBT). Selanjutnya anggaran dialokasi untuk penaganan wabah Convid-19 di Surabaya.
"Saya mendorong kepada tanah Buffer zone itu kalo memang belum dilakukan pembayarannya sebaiknya ditunda dulu," ucapnya.
[irp]
Rencana pembelian tanah buffer zone adalah upaya dari Pemkot Surabaya untuk meminimalisir permasalahan bau sampah di stadion GBT.
"Banyak, hektar-hektaran dan saya ndak ingat luasnya ya tapi yang pasti anggarannya lebih dari 200 miliar," tegasnya.
Penganan Corona virus deseas ( Covid- 19) tidak semestinya selalu soal penaganan medis, akan tetapi dari segi ekonomi masyarakat surabya juga menurun akibat akibat penerapan social distancing.
[irp]
"Mulai dari penindakan medis, kemudian penutupan wilayah-wilayah itu pasti berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat kita," ugkapnya.
Sebelumya, warga surabaya mendapat jatah dana permakanan sejumlah 150 ribu bisa ditingkatkan menjadi 500 ribu. Hal tersebut bisa dibagikan kepada masyarakat Surabaya yang terkonfirmasi zona merah.
Pengalihan anggaran ini bisa dilakukukan dengan pembahasan ulang perubahan angaran keuangan atau PAK oleh Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya.Rencananya Sedangkan PAK kan pembahasannya pada Mei mendatang. (fin/rtn)
Editor : Redaksi