KLIKJATIM.Com | Lamongan—Pemkab Lamongan telah mengumumkan 10 warganya positif terinfeksi covid-19 atau virus corona. Delapan dari 10 orang yang positif itu, diketahui usai mengikuti pelatihan haji di Surabaya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr.Taufik Hidayat mengungkapkan, dari 10 warga Lamongan yang positif covid-19, delapan di antaranya adalah orang yang mengikuti pelatihan calon petugas haji di Surabaya beberapa waktu lalu. Dua lainnya, lanjut Taufik, merupakan perantauan.
Baca juga: UMKM Rumahan Jember Sukses Pasarkan Kombucha, Raup Omzet Jutaan dari Tren Minuman Sehat
[irp]
"Yang 2 dari Jakarta sama Surabaya," katanya, Jumat (3/4/2020).
Baca juga: Bojonegoro Naik Kelas, Beras Premium Rojo Nogo Siap Tembus Pasar Nasional
Kesepuluh orang yang dinyatakan positif covid-19 tersebut tersebar di 9 Kecamatan di Lamongan. Kesembilan kecamatan tersebut adalah Kecamatan Lamongan, Deket, Sukodadi, Kedungpring, Karanggeneng, Maduran, Solokuro, Paciran dan Turi.
Masing-masing kecamatan terdapat satu pasien positif corona kecuali Kecamatan Turi yang dua orang pasien positif covid-19.
Baca juga: Menaker dan Seskab Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Peserta Naik Jadi 150 Ribu
[irp]
Dengan adanya 10 warga yang dinyatakan positif covid-19, Kabupaten Lamongan yang sebelumnya masih di zona kuning, akhirnya saat ini menempati peringkat ketiga zona merah covid-19 kabupaten/kota di Jatim. (bis/mkr)
Editor : Redaksi