KLIKJATIM.Com | Gresik — Arus informasi yang semakin mudah diakses di satu sisi menimbulkan keuntungan, karena masyarakat semakin mudah dan murah mendapatkan informasi. Namun di sisi lain, potensi tersebarnya berit bohong, disinformasi dan hoax juga sangat besar.
Dalam konteks tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak generasi muda, khususnya dari kalangan Nahdhatul Ulama yang memiliki jumlah besar aktif memerangi disinformasi.
Baca juga: Lulusan SMA/SMK Siapkan Lamaranmu Hadiri Gresik Job Fair 2026 di Gressmall
Menurut bupati 38 tahun itu orang yang menguasai informasi merupakan orang yang akan menjadi pemenang dalam segala hal. Sebab, dalam perkembangan informasi kekinian selain dibutuhkan kecepatan juga dibutuhkan akurasi sebuah sumber berita.
"Sampai saat ini masih banyak informasi Hoax yang berseliweran ditengah masyarakat. Ini yang harus kita perangi bersama. Ansor yang berisi anak-anak muda kreatif harus bisa menjadi salah satu garda yang mampu bersinergi dengan pemerintah dalam menangkal informasi yang tidak benar," tutur Yani, dalam momen pengukuhan Badan Siber Ansor, PC Gerakan Pemuda Ansor Gresik, Minggu (14/05/2023).
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Gresik, Abdul Qodir berharap jika 15 pengurus Badan Siber Ansor Gresik memiliki kontribusi yang besar dalam membangun nama organisasi. Qodir berpesan BSA Gresik harus mampu menjadi inovator dalam transformasi digital gerakan jamiyah Nadhliyin di Kabupaten Gresik.
"BSA yang digawangi pemuda-pemuda kreatif ini harus bisa menghadirkan warna baru dalam organisasi NU bahkan lebih khusus menyangkut teknologi informasi yang mendorong kita semakin modern," tandas Qodir.
Ketua Pengurus Wilayah Badan Siber Ansor Jawa Timur, Mahdi Al-Kherid mengatakan, kehadiran dua pejabat tinggi di Gresik dalam pengukuhan BSA Gresik menjadi penanda jika badan ini memiliki peran yang sangat strategis di tengah masyarakat kota pudak nantinya.
Baca juga: Bupati Gresik Minta Dapur MBG Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah dan Limbah Ramah Lingkungan
"Saat ini tidak ada orang yang tidak memakai gadget, sehingga peran BSA dalam mengawal kebenaran arus informasi di Gresik sangat penting. Saya berharap Ansor melalui badan Siber manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," kata Habib Mahdi.
Sementara itu, dalam pengukuhan BSA Gresik juga diisi dengan talkshow bertema "Bangun Jejak Digital, Dorong Millenial Melek Pasar Modal".
Dalam kegiatan ini BSA Gresik mengundang mantan wartawan senior Jawapos biro Gresik, Zulham Mubarrok yang kini menjadi koordinator Bidang Siber PW GP Ansor Jawa Timur.
Baca juga: Ketua DPRD Gresik Menghadap BK, Jelaskan Penanganan Aspirasi Pedagang Semambung yang Ditertibkan
Dalam momen tersebut Zulham banyak membagi informasi mengenai perkembangan dunia digital di Indonesia, perang siber hingga teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelegence (AI).
Berangkat dari hal itulah, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik membentuk Badan Siber Ansor (BSA). Tujuannya untuk menjaga masyarakat menangkan informasi menyesatkan bahkan bertekad menjadi pengawal kyai Nahdlatul Ulama (NU) di dunia digital.
Pengukuhan pengurus BSA Gresik digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI). Dalam momen kali ini dua pejabat tinggi kota Santri yang juga kader GP Ansor Gresik, Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik, Abdul Qodir hadir. (yud)
Editor : Abdul Aziz Qomar