KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kecelakaan maut melibatkan pickup dan pelajar terjadi di jalan menikung sekitar Makoramil Rejotangan Tulungagung, pada Kamis (04/05) siang kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca juga: Detik-Detik Maut di Jalur Bojonegoro-Cepu, Remaja Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk
Akibat kejadian ini, satu orang pelajar berinisial IR(16) warga Blitar meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Rejotangan, AKP Puji Hartanto.
Puji mengatakan, kecelakaan terjadi di jalan yang menikung tajam dan semakin rawan karena sebelumnya terjadi hujan cukup lebat di lokasi itu sehingga membuat jalanan menjadi basah dan licin.
Akibat kecelakaan ini, pengendara sepeda motor berinisial IR meningal dunia di lokasi kejadian, kemudian langsung dievakuasi oleh petugas medis.
"Korban masih anak-anak, langsung meninggal di TKP, ini kan memang lokasi rawan ya, apalagi yang tidak mengenal medan," ujarnya.
Puji menjelaskan, kecelakaan ini melibatkan sepeda motor bernopol AG 2377 QE yang dikendarai IR dengan mobil pickup bernopol AG 8864 RK yang dikemudikan oleh Aris Safaat (40) warga Tulungagung.
"Untuk pengemudi pickup sudah kita mintai keterangan, namun ini masih didalami oleh Satlantas, kondisinya sehat dan tidak luka, namun shock," ucapnya.
Sejumlah saksi di lokasi kejadian menerangkan, kecelakaan bermula saat rombongan pelajar dari arah barat menuju ke timur yang terdiri dari korban dan teman temannya ini berkendara di jalan menikung, kemudian dari arah berlawanan muncul mobil yang dikemudikan Aris.
Baca juga: Gagal Nyalip Pengendara Vario di Jember Tewas Tersenggol Truk Boks
Dugaan sementara, karena kondisi jalan yang menikung dan kurang konsentrasi kemudian terjadi kecelakaan.
"Kondisi jalan kan basah ya, penyebab pastinya masih didalami," ucapnya.
Selanjutnya menurut Puji, pihaknya menyerahkan kasus ini kepada Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, guna proses hukum lebih lanjut.
Saat ini sejumlah saksi, termasuk pengemudi pickup dan beberapa saksi lainnya masih dimintai keterangan lebih lanjut. (yud)
Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan Kerja, DK3P Jatim Dorong Transformasi Budaya K3 Berbasis Human Factors
Editor : Iman