Update Covid-19 Bojonegoro: Dari Total 87 ODP, 21 Orang Dinyatakan Selesai Dipantau

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Sejak coronavirus disease (covid-19) atau virus corona merebak, total ada 87 orang dalam pantauan (ODP) di Kabupaten Bojonegoro hingga Rabu (1/4/2020). Dari total itu, 21 di antaranya dinyatakan telah selesai dalam pemantauan.

Jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro setiap hari terus bertambah, per Rabu (1/4/2020) pukul 15.00 WIB dari data dari Satgas Covid-19 Bojonegoro ada tambahan 12 ODP baru. Sementara hanya 1 orang yang dinyatakan selesai dalam pemantauan di hari itu.

Baca juga: Bangun Kebersamaan dengan Pesilat, Kapolsek Balen Fokus Ciptakan Wilayah Kondusif

[irp]

“Ada penambahan 12 orang yang masuk ODP pada hari ini,” kata Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin, Rabu (31/3/2020).

Menurut Masirin, dari grafik pemantauan hari ini, terdapat penambahan jumlah ODP baru di beberapa wilayah.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Bojonegoro, Barang Elektronik dan Perabotan Hangus Dilalap Api

"Penambahan itu di Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Gondang, Kapas, Kedungadem, Padangan, Sukosewu, Temayang, dan kecamatan Dander," terangnya.

[irp]

Berikut data wilayah persebaran warga yang masuk ODP di Kabupaten Bojonegoro: Kecamatan Dander 11 orang, Kecamatan Bojonegoro 10 orang, Kecamatan Baureno 6 orang, Kecamatan Kedungadem 5 Orang, Kecamatan Sumberrejo 4 orang, Kecamatan Padangan 4 orang, Kecamatan Kepohbaru 2 orang, Kecamatan Balen 2 orang, Kecamatan Temayang 2 orang, Kecamatan Sugihwaras 2 orang, Kecamatan Gondang 2 orang, Kecamatan Trucuk 2 orang, Kecamatan Malo 2 orang, Kecamatan Kalitidu 1 orang, Kecamatan Kasiman 1 orang, Kecamatan Sekar 1 orang, Kecamatan Ngraho 1 orang, Kecamatan Sukosewu 1 0rang dan Kecamatan Kapas 1 orang.

Baca juga: Pemadaman Listrik Bergiliran Terjadi di Jember, PLN Klarifikasi Isu Blackout dan Kelangkaan Batu Bara

Pemkab Bojonegoro mengajak terus bersama sama untuk saling mengingatkan, menjaga dan mengantisipasi penyebaran Corona dengan mengurangi aktivitas diluar rumah/berkumpul.

"Jangan lupa jaga jarak, cuci tangan dan segera memeriksakan diri ke puskesmas jika merasakan gejala demam, sakit kepala, batuk/pilek dan sakit tenggorokan," tutup Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin. (af/mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru