KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Puluhan kantong darah ditemukan berserakan di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di dekat pertigaan Junok, Kota Bangkalan. Limbah medis berbaya tersebut berada dalam dua kantong plastik besar dan bercampur dengan sampah lainnya. Kantong-kantong darah tersebut bertuliskan Unit Transfusi darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangkalan. Bahkan, sebagian kantong darah tersebut bertuliskan keterangan HIV.
Limbah medis tersebut pertama kali ditemukan petugas kebersihan Dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat saat akan mengangkut sampah rumah tangga dari TPS. Mereka lalu melaporkan temuan ini ke RSUD Bangkalan dan mengevakuasinya. Upaya itu dilakukan karena temuan limbah medis ini termasuk berbahaya dan memerlukan penanganan yang benar.
Baca juga: Tak Sampai 24 Jam, Satreskrim Polres Sampang Ringkus Pelaku Curanmor asal Bangkalan
Pihak PMI Bangkalan mengakui bahwa limbah tersebut miliknya. Namun, dia menyatakan bahwa pembuangan limbah tersebut bukan kesengajaan. Limbah tersebut tanpa sengaja terikut dengan sampah lainnya. "Insiden ini murni karena keteledoran petugas PMI, sehingga tanpa sengaja bercampur dengan sampah rumah tangga dan terbawa oleh petugas kebersihan sampah," kata Ketua PMI Kabupaten Bangkalan Sa'ad Asy'ari.
Baca juga: Hanya Muncul Setahun Sekali, Pasar Tellasen Topak Bangkalan Diserbu Ribuan Pengunjung
As'ad mengatakan, selama ini penanganan limbah medis di PMI Bangkalan sudah cukup baik. Pihaknya juga sudah bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni PT Nusa Sidoarjo untuk penanganan limbah medis di PMI. (fat)
Baca juga: Utang Rp 25 Juta, Satu Keluarga di Jombang Diculik; Dua Pelaku Ditangkap
Editor : Fatih