KLIKJATIM.Com | Jember - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Jember relatif normal. Hanya harga minyak goreng saja yang mengalami naik turun lantaran keterbatasan stok.
“Untuk kebutuhan harga bahan pokok kondisinya normal. Meskipun jelang Nataru kondisi saat ini masih aman, stok juga sama,” kata Wahid pedagang Pasar Tanjung, Kamis (22/12/2022).
Baca juga: 58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus
Wahid menyebut beberapa harga bahan pokok yang relatif normal. Yakni harga cabai merah besar Rp18 ribu per kg, kemudian cabai rawit masih stabil di harga Rp30 ribu per kg, dan cabe kriting Rp27 ribu per kg. Sedangkan tomat sekarang harganya Rp8 ribu per kg.
“Bawang putih sekarang Rp20 ribu per kg, dan bawang merah Rp30 ribu per kg,” ungkapnya.
Sedangkan untuk harga minyak goreng naik turun. “Terkadang harga naik, kadang juga turun. Karena dipengaruhi stok yang kadang ada dan juga tidak. Kondisi ini sejak empat hari terakhir,” ungkapnya.
Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan
Kata Wahid, saat ini harga per liter dari minyak goreng curah sekitar Rp 17 ribu. "Empat hari yang lalu sempat Rp 14 ribu, sekarang naik lagi. Seminggu sebelumnya Rp 15 ribu,” ulasnya.
Sementara itu, menurut pedagang daging ayam potong di Pasar Tanjung Jember Devi. Jelang Nataru ini untuk harga daging ayam potong juga dinilai olehnya relatif normal.
Baca juga: Kekeringan Jember Meluas ke 7 Kecamatan, BPBD Salurkan 282.500 Liter Air Bersih
“Untuk daging ayam biasanya kalau mau liburan harganya naik. Tapi sekarang normal-normal saja. Per Kg daging ayam potong sekarang Rp 33-34 ribu. Selisih harga itu pengaruh stok saja, gak signifikan,” ujarnya.
Untuk kondisi harga kebutuhan bahan pokok saat ini yang dinilai normal. Lanjut Devi, karena beberapa waktu belakangan sering dilakukan kegiatan operasi pasar oleh Pemkab Jember. (fat)
Editor : Fatih