KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Sejumlah warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan marah. Mereka berbondong-bondong menggeruduk Mapolsek Beji, Jumat (16/9/2022) siang.
Kemarahan warga bukan tanpa alasan. Namun, karena salah seorang oknum Polsek Beji menyebutkan dana kegiatan orkes di Dusun Gununggangsir RT 01 RW 06 yang digelar pada Jumat (9/9/2022) berasal dari seorang germo.
Baca juga: Sabu 1,3 Kg hingga Sajam Dimusnahkan Kejari Bangil, Pasuruan Masih Darurat Narkoba
"Dana orkes itu kita dapat dari iuran warga loh, ada yang iuran Rp50 ribu, dan ada yang Rp100 ribu. Gak ada iuran dari germo itu," jelas David, salah seorang warga Dusun Gununggangsir.
Dia menjelaskan, setelah uang iuran itu terkumpul Rp11 juta akhirnya warga menggelar orkesan. "Iya meminta Kapolsek jangan asal ngomong kalau tidak tahu kebenarannya," pintanya.
Baca juga: Polda Jatim Ungkap Sindikat Curanmor di Pasuruan Dibongkar, Tiga Tersangka Diamankan
Menanggapi tudingan warga, Kapolsek Beji AKP Yokbet berdalih mendapat informasi dari salah seorang warga. Kalau orkesan itu dana dari seorang germo.
"Informasi ini saya dapat dari warga. Lalu saya selidiki," kata Kapolsek di hadapan warga dusun setempat.
Baca juga: Gubernur Jatim Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Cairan Infus Untuk Rumah Sakit Tercukupi
Namun saat dimintai keterangan lebih lanjut, Kapolsek Beji pilih menghindari wartawan. (nul)
Editor : Redaksi