Smelting Jadi Narasumber Jatim Environment Exhibition Forum Dalam Rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Senior Manager General Affairs PT Smelting Sapto Hadi Prayetno menyampaikan upaya PT Smelting dalam konservasi dalam Event Jatim Environment Exhibition & Forum (Dok)

KLIKJATIM.Com | Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Jatim Environment Exhibition & Forum untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Dalam event yang digelar di Jatim Expo Surabaya itu, beberapa perusahaan terlibat sebagai peserta dan narasumber talk show yang menyampaikan upaya pelestarian lingkungan hidup.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Penanaman, Penaburan Benih Serta Panen Bersama di Kediri

Salah satu narasumber dari pihak korporasi yakni PT Smelting, yang diwakili Senior Manager General Affairs, Sapto Hadi Prayetno.

Sapto menyampaikan, selain menerapkan prosedur produksi pemurnian tembaga yang ramah lingkungan, Corporate Social Responsibility (CSR) PT Smelting diarahkan untuk upaya konservasi fauna satwa langka dan dilindungi.

"Salah satunya kami punya program konservasi Elang Jawa, inseminasi Banteng Jawa untuk revitalisasi genetik Sapi Bali dan pelepasan komodo ex-situ ke habitat aslinya" tutur Sapto dalam penyampaian talk show, Selasa (13/09/2022).

Dalam konservasi ketiga satwa tersebut, pihaknya menggandeng Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia.

"Kenapa kami memilih konservasi Elang Jawa, karena salah satwa endemik Jawa yang sudah sangat sedikit jumlahnya," katanya.

Sementara untuk revitalisasi Sapi Bali, Smelting bekerjasama dengan BNPT dan juga Taman Safari. Nantinya anakan Sapi Bali hasil inseminasi buatan bibit Banteng Jawa akan dirawat di Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Turen Malang.

"Dan yang mengembangbiakkan sapi Bali yang telah mendapat bibit Banteng Jawa adalah para mantan Narapidana Teroris dan peternakan lainnya, ini sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan deradikalisasi berbasis ekonomi," urainya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan dari Badan Musyawarah Perguruan Swasta

[caption id="attachment_114514" align="alignnone" width="300"] Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim Ardo Sahak (Baju Hitam) mengunjungi Gerai Smelting di Jatim Environment Exhibition & Forum.[/caption]

Sebelum program itu, lanjut Sapto, Smelting juga terlibat revitalisasi mangrove di Kawasan Gresik. Tepatnya di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) di Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik.

"Terbukti Mangrove merupakan salah satu tanaman penyerap Karbon yang cukup besar daya serapnya," papar dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Ardo Sahak menyebut, Smelting merupakan salah satu perusahaan yang taat peraturan lingkungan.

"Jadi pengelolaan lingkungan proses produksinya dijalankan dengan disiplin dan tidak pernah ada masalah selama ini," kata Sahak, saat mengunjungi gerai Smelting di Jatim Environment Exhibition.

Baca juga: Ambisi Jadi RS Rujukan, RSUD dr. Mohammad Zyn Gelar Kompetisi Code Blue dan BHD Pertama di Jawa Timur

Sementara itu, Direktur Komersial dan Pengembangan bisnis PT Smelting, Irjuniawan P. Radjamin mengapresiasi event yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jatim.

Dia menilai, event Jatim Environment Exhibition bisa menguatkan kesadaran pelestarian lingkungan semua pihak. Baik masyarakat umum, institusi pendidikan, swasta dan pemerintah.

"Memang menjaga Bumi dari pemanasan global dan meningkatnya karbon harus dilakukan semua pihak secara paralel, tidak bisa sendiri - sendiri," tutur Wawan, sapaan akrabnya.

Selain PT Smelting, yang menjadi pembicara talk show tersebut adalah perwakilan dari PT Ajinomoto dan PT ALP Petro Industri. (yud)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru