Gelar Razia, BNNK Sidoarjo Temukan Enam Warga Positif Narkoba

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo menggelar razia narkoba, Kamis (9/9/2022). Hasilnya, enam warga positif menggunaan narkoba.

Razia gabungan yang melibatkan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo, TNI dan Satpol PP ini menyasar dua wilayah yang terbagi wilayah pusat kota dan wilayah Utara. Di Desa Banjarpoh, Kecamatan Sidoarjo, tim menyasar dua kos-kosan mewah. Sekitar 25 penghuninya menjalani tes urine, hasilnya seorang wanita terindikasi menggunakan narkoba.

Baca juga: Kades Buncitan Sedati Sidoarjo Ditemukan Tewas di Dalam Balai Desa

Sementara itu di sekitar Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, sejumlah penghuni kos-kosan juga menjalani tes urine. Hasilnya, lima diantaranya positif menggunakan narkoba. Bahkan petugas juga menemukan alat hisap serta senjata tajam.

Kepala BNNK Sidoarjo Kombespol Raden Mohamad Tohir Hendarsyah mengatakan, razia yang digelar merupakan upaya mempersempit peredaran narkoba di Kota Delta. “Ini merupakan upaya kami untuk meminimalkan peredaran narkoba di Sidoarjo. Karena saat ini peredaran narkoba sangat luas bahkan menyasar kalangan remaja dan pelajar. Ini sangat mengkhawatirkan,” tuturnya.

Baca juga: Edukasi #Cari_Aman: MPM Honda Jatim Ingatkan Pelajar Wajib Berusia 17 Tahun dan Punya SIM

Tohir menambahkan, bagi enam warga yang hasil tes urine nya positif akan dibawa ke kantor BNNK untuk menjalani tes lebih lanjut. “Tadi hasilnya memang positif, namun itu merupakan indikasi awal. Untuk memastikan akan dites lebih lanjut,” jelasnya.

Menurutnya, razia akan terus digelar setiap saat. “Tujuan kita bukan hanya menindak penggunanya, namun yang terpenting adalah menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari narkoba,” imbuhnya.

Baca juga: Bupati Sidoarjo di Bantu Warga Penghuni RTLH di Kecamatan Tarik

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Warih Andono mengatakan sangat mendukung razia narkoba seperti ini. Senada dengan Tohir, ia sangat khawatir karena peredaran narkoba khususnya di kalangan pelajar sangat marak. “Ini harus dihentikan namun hal itu perlu peran serta keluarga. Tidak bisa hanya mengandalkan aparat,” ucapnya. (nul)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru