KLIKJATIM.Com | Surabaya - Asrama atlet yang dikelola KONI Jawa Timur bisa difungsikan sebagai rumah sakit darurat untuk menampung pasien corona virus atau covid-19 tidak bisa ditampung di rumah sakit umum. Namun, langkah itu ditempuh rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan covid-19 sudah kewalahan dan tidak mampu menampung pasiennya.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
hal itu disampaikan Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung kepada wartawan. Menurut Erlanggawisma atlet KONI Jawa Timur dan GOR yang ada di Jatim memang sedang dipersiapkan menjadi rumah sakit darurat untuk pasien covid-19. Saat ini masih dalam pendataan saja yang sifatnya akan dipersiapkan menjadi rumah sakit darurat jika pasien membludak.
"Ini bukan wisma atlet saja, tapi wisma yang ada di GOR-GOR juga, jadi bukan tempat observasi pasien ODP Corona,” ungkap mantan Ketua Kadin Jatim ini.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
[irp]
Dikatakan, pihaknya akan mnenubah pola kerja staf KONI mulai Senin mendatang (30/3/2020). Mereka akan dibagi shift untuk jam kerjanya. Yakni dibagi satu hari masuk satu hari libur selama satu bulan ini, sedangkan untuk pengurus tetap masuk seperti biasa.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyampaikan wacana menjadikan gedung KONI sebagai tempat observasi bagi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif corona. (rtn/hen)
Editor : Wahyudi