KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Mengawali program-program berkelanjutan diadakan. Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sidoarjo melakukan kegiatan parenting, Sabtu (27/8/2022) di Aula sekolah setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi; Kepala Sekolah SMPN 1 Sidoarjo, Achmad Lutfi; Ketua Komite Sekolah, Raymond; para guru dan staf serta orang tua dan wali murid kelas VII.
Kegiatan parenting ini sangat menarik dan sangat penting mengingat saat ini siswa banyak yang kurang memahami pentingnya menghargai orang tua yang selalu ada bagi mereka. Dengan dipandu oleh seorang tokoh agama untuk mencoba menggugah hati siswa-siswi agar menyadari bahwa perjuangan dan doa orang tua sangatlah penting.
Baca juga: Kades Buncitan Sedati Sidoarjo Ditemukan Tewas di Dalam Balai Desa
Siswa-siswi dan orang tua dibuat bercucuran air mata saat mengingat masa kecilnya dan masa perjuangan orang tua mereka di masa kecil mereka.
Kepala sekolah SMPN 1 Sidoarjo, Achmad Lutfi mengatakan tujuan kegiatan ini adalah karena tanggung jawab menguatkan prestasi belajar siswa tidak hanya sekolah dalam hal ini perlu keterlibatan dari orang tua atau wali murid dalam mendukung program-program sekolah. Masing-masing mempunyai peran dan kewajiban yang sama antara sekolah dan orang tua terkait cita-cita anak dan prestasi anak.
Baca juga: Edukasi #Cari_Aman: MPM Honda Jatim Ingatkan Pelajar Wajib Berusia 17 Tahun dan Punya SIM
"Jadi tidak hanya sekolah saja yang berperan penting. Berbagai program semua terintegrasi, mengingat kurikulum saat ini adalah kurikulum merdeka sangat diharapkan keterlibatan orang tua untuk meningkatkan prestasi anak," paparnya.
Dia menambahkan, peran orang tua harus tahu bagaimana cara pendampingannya karena waktu belajar di sekolah sangat terbatas. Sedangkan waktu di rumah lebih banyak. "Untuk itu kami berharap orang tua bisa berperan sebagai pendampingan anak-anak yang lebih baik," imbuhnya.
Baca juga: Bupati Sidoarjo di Bantu Warga Penghuni RTLH di Kecamatan Tarik
Di akhir kegiatan diberikan waktu untuk memberikan shodaqoh. Adapun shodaqoh ini dipercaya sebagai bagian dari memperlancar jalan suksesnya dari impian orang tua dan kesuksesan anak-anak. Dengan harapan anak anak bisa belajar memahami arti daripada berbagi, dan hasil dari pada pengumpulan shodaqoh akan dimanfaatkan untuk membantu kegiatan disekolah khususnya untuk fakir miskin dan yang membutuhkan agar masing-masing kegiatan semua anak-anak bisa teratasi dan berjalan lancar.
"Harapan kami secara menata hati bagaimana peran orangtua memahami untuk menata anak anak agar bisa meraih prestasi dengan lebih baik," ujar Lutfi. (nul)
Editor : Catur Rini