Bupati Tulungagung Terima Audiensi MUI dan Ormas Islam se Kabupaten.

klikjatim.com

KLIKJATIM.COM | Tulungagung  - Bupati Tulungagung menerima audiensi tokoh agama yang tergabung dalam Ormas Islam se Kabupaten Tulungagung dan MUI Tulungagung, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.

Audiensi ini dilaksanakan pada Selasa (23/08/2022) yang lalu, sejumlah tokoh agama menyampaikan rekomendasi kepada Pemkab Tulungagung.

Baca juga: 41 Rumah Warga Rejotangan Tulungagung Rusak Akibat Angin Puting Beliung

Rekomendasi yang diberikan dimaksudkan untuk memastikan terciptanya Kamtibmas di Kabupaten Tulungagung.

Ketua MUI Tulungagung, Gus Hadi menjelaskan, dalam kesempatan ini, pihaknya menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemkab Tulungagung dan Forkopimda untuk ditindaklanjuti.

"Hari ini prestisius sebab yang ikut ke sini untuk audiensi itu seluruh Ormas Islam di Tulungagung, tidak hanya satu namun semuanya," ujar Gus Hadi usai audiensi.

Gus Hadi merinci, rekomendasi yang disampaikan merupakan hasil pemantauan pihaknya bersama dengan Ormas Islam se Tulungagung tentang maraknya sejumlah penyakit masyarakat yang terjadi di lapangan.

Seperti penyalahgunaan rumah kos, guest house, dan penginapan yang kerap dijadikan lokasi prostitusi terselubung.

"Sampai eks lokalisasi itu juga jadi tempat prostitusi terselubung, kita juga sampaikan peredaran Narkoba dan Judi Online yang lagi disorot sama Kapolri,"jelasnya.

Baca juga: Dibakar Api Cemburu, Pria Tulungagung Bakar Rumah Sang Pacar

Hal lain yang menjadi sorotan adalah kondusifitas wilayah Tulungagung menjelang dan selama serta pasca Pemilu 2024 mendatang.

"Satu lagi yang kami sampaikan adalah kondusifitas jelang dan pasca Pemilu di Tulungagung,"ucapnya.

Menanggapi hasil audiensi ini, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan, selama ini pihaknya juga sudah berupaya meredam dan meminimalkan terjadinya penyakit masyarakat di Tulungagung.

Pihaknya tidak sendirian, bersama dengan Polres Tulungagung, Pemkab getol melalukan razia rumah kos dan memastikan perijinannya.

Baca juga: 200 Tukang Becak Tulungagung Terima Becak Listrik

"Soal rumah kos,kita juga terus lakukan pemantauan penggunaan dan perijinannya, ketika ada yang melanggar, langsung kita panggil pemiliknya untuk diberi pembinaan," ucapnya.

Selain itu untuk meminimalkan penyalahgunaan Narkoba dan Miras, Maryoto meminta sekolah di Tulungagung untuk bekerja sama dengan Polres Tulungagung, guna memaksimalkan kegiatan upacara hari Senin sebagai media sosialisasi kepada siswa-siswi di sekolah.

"Monggo pak Kapolres untuk terus melanjutkan perwiranya menjadi Irup di sekolah sekolah, kami siap mendukung," pungkasnya. (yud)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru