Siswa SMA/SMK se-Bojonegoro-Tuban Produksi Hand Sanitizer untuk Warga Jatim

klikjatim.com
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Bojonegoro, Adi Prayitno saat pengecekan hand sanitizer sebelum di bawa ke Grahadi Surabaya. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Mewabahnya coronavirus disease (covid-19) atau virus corona dijadikan kesempatan siswa di Bojonegoro dan Tuban menunjukkan kreatifitasnya. Di antaranya dengan memproduksi hand sanitizer sendiri.

Hand sanitizer yang telah selesai diproduksi kemudian dikirim ke Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro. Selanjutnya, hand sanitizer karya siswa SMA dan SMK ini akan dikirim ke Dinas Pendidikan Jatim.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

[irp]

"Nanti akan diserahkan kepada gubernur untuk dibagikan kepada masyarakat seluruh jatim yang membutuhkan," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Bojonegoro, Adi Prayitno, Kamis (26/3/2020).

Adi Prayitno mengatakan, kegiatan ini untuk membantu masyarakat, dan produksi hand sanitizer ini merupakan produk dari anak-anak SMK dan SMA baik dari Tuban maupun dari Bojonegoro terkumpul di Cabdin (Cabang Dinas Pendidikan) Bojonegoro ini.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

[irp]

"Saya hanya memberi pengumuman lewat grub,  jika ada yang memproduksi bisa di perbantukan  ke Cabdin dan nanti dikirim ke Surabaya," ujarnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Ditambahkan, selain hand sanitizer juga ada pembagian Masker dan bahan baku untuk penyemprotan, sedangkan untuk sekolah tidak ditentukan berapa harus menyumbang, ada yang 1 liter, 4 liter, intinya sukarela.

"Untuk SMK dan SMA Bojonegoro, Tuban ada 68 sekolah, dan yang memproduksi sekitar 70 persen," pungkas Adi. (af/mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru