KLIKJATIM.Com | Gresik - Akibat merebaknya wabah Corona Virus Disease atau Covid-19, Ujian Nasional tahun ini dihapus. Hal ini tentu membuat sebagian siswa merasa lega dan senang. Pasalnya UN menjadi momok bagi siswa meskipun bukan menjadi penentu kelulusan.
[irp]
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
Salah satu siswa peserta UN yang batal ini adalah Nursalinda (19) asal MA Darussalam, Desa Daun Pulau Bawean. Dia mengaku gembira dengan dihapusnya UN.
"Sebenarnya agak kecewa karena sudah persiapan, tapi juga ada senangnya karena kami di Sekolah sudah terbiasa menjalani ujian," katanya kepada Klikjatim.com
[irp]
Dengan dihapusnya UN itu, dirinya bersama teman lainnya tak menjadikan beban pikiran. Dan akan memfokuskan kepada kegiatan di dalam rumah dengan mengakses wawasan via online.
"Meski libur kami juga belajar di rumah bersama via online dan buka website yang bermanfaat, dan akan banyak waktu untuk mengembangkan keilmuan sesuai minat kita," ujarnya, Rabu (25/3/2020)
Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH
Hal senada juga dikatakan oleh salah satu guru MA Darussalam, Ahsanul Huda. Dia menjelaskan, setelah diumumkan UN dihapus kepada siswa, pihaknya menghimbau untuk memanfaatkan waktu di rumah dengan sistem belajar daring (dalam jaringan).
"Meski sudah ada di rumah, kami tetap tanggung jawab membimbing, dengan keterbukaan akses internet untuk mematuhi peratutan pemerintah terkait sosial distancing," tuturnya. (iz/bro)
Editor : Redaksi