Sosialisasi DBHCHT di Sidoarjo Gandeng Influencer

klikjatim.com
Sosialisasi DBHCHT di salah satu cafe di Buduran. (Catur Rini/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Dinas Komunikasi dan Informatika kembali menggelar Sosialisasi Ketentuan Bidang cukai Tembakau Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dalam sosialisasi DBHCHT yang kelima dari sebelas kegiatan kali ini mengundang para influencer.

Totalnya ada sekitar 40 orang influencer Sidoarjo hadir pada sosialisasi yang diselenggarakan di Cafe Buduran, Kamis (23/6/2022). Kehadiran puluhan influencer tersebut diharapkan dapat mengedukasi dan meningkatkan pengetahuan dari para penggiat media sosial, atau influencer yang nantinya dapat diteruskan dan dikemas khusus kepada publik dan followersnya.

Baca juga: Anggota Komisi VII DPR BHS Soroti Tata Kelola SPPG Sidoarjo

Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Sidoarjo, Didik Triwahyudi mengatakan para influencer sengaja diundang untuk membantu pemerintah dalam memperluas informasi tentang pemberantasan rokok ilegal. Dan penyebarluasan informasi melalui influencer dinilai cukup efektif.

Sebab mereka dalam kesehariannya berinteraksi langsung dengan masyarakat yang diharapkan dapat mengedukasi masyarakat. "Mohon partisipasi dari teman-teman influencer untuk menyampaikan hal yang baik terutama tentang bahaya peredaran rokok ilegal. Karena kita bisa lihat bagaimana sumbangsih hasil cukai ini terhadap pembangunan khususnya di Kabupaten Sidoarjo baik pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya," katanya.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, MPM Honda Jatim Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata dan Edukasi Lingkungan

Hadir sebagai narasumber pada kesempatan ini dari Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Bidang Penindakan, Setiawan Indradiyaksa dan Bagian Perekonomian Pemkab Sidoarjo, Ari Dwiyono yang memaparkan dan berdialog langsung dengan peserta.

Setiawan Indradiyaksa menyampaikan bahwa Dana DBHCHT 2022 Kabupaten Sidoarjo sebanyak Rp24 M dan yang menjadi prioritas masih digunakan sektor kesehatan sebesar 50%. Tidak hanya itu. Dia juga menyampaikan bahwa peran influencer di era digitalisasi informasi dan gempuran new platform sangatlah berdampak dalam diseminasi informasi. 

Baca juga: Gen Z Bijak Bermedia dan Berkendara, MPM Honda Jatim Gelar Workshop Jurnalistik dan Sosial Media

"Urgensi ini juga dirasakan oleh instansi pemerintah. Untuk itu menjawab percepatan digitalisasi informasi Pemkab Sidoarjo melalui Diskominfo Sidoarjo, khusus mengundang influencer untuk sukseskan program pemerintah dalam gempur rokok ilegal," ucapnya. (nul)

Editor : Catur Rini

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru