Alat Pengusir Burung Pipit Milik Dinas Pertanian Gresik Diklaim Mampu Meningkatkan Hasil Panen Petani Padi

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Alat pengusir burung pipit milik Dinas Pertanian bebasis solar cell

KLIKJATIM.Com | Gresik — Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Gresik mengenalkan alat pengusir burung pipit yang jadi momok petani lantaran banyak makan tanaman padi.

Baca juga: SiLPA APBD Gresik 2025 Tembus Rp452 Miliar, Lebih Besar dari Belanja Modal

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Eko Anindito Putro menyampaikan, selama ini petani mengeluhkan hasil panen padi mereka menurun karena diserang burung pipit. Makanya pihaknya menggandeng salah satu perguruan tinggi di Surabaya untuk mengembangkan alat baru.

"Alhamdulillah berhasil. Sekarang mulai kami sosialisasikan kepada petani," ujar dia.

Menurut dia, burung pipit banyak dikeluhkan karena memakan banyak bulir padi yang berisi. Satu burung bisa memakan separo lebih bulir pada yang ada di satu batang. 

"Kalau jumlahnya banyak memang sangat merugikan para petani," kata dia.

Diketahui, selama ini petani hanya mengandalkan orang-orangan sawah untuk melakukan pengusiran. Namun, masih kurang efektif. 

"Alat baru ini ada sensor yang bisa menghasilkan suara. Kami harap lebih efektif untuk melakukan pengusiran," jelas Eko.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik Hamzah Takim sangat mengapresiasi langkah Dispertan. Melalui banyak temuan baru yang dihasilkan, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani. 

Baca juga: Tinggalkan Kunci di Dashboard Saat Tidur, Motor Pekerja Car Wash di Gresik Raib Digondol Rekan Sendiri

"Ini salah satu upaya yang baik. Kami berharap ke depan Dispertan juga bisa membuat alat lain untuk mengusir hama. Misalnya pengusir tikus. Ini penting untuk membantu petani," imbuhnya.

Hal sama juga disampaikan Camat Duduksampeyan Dedi. Pihaknya mewakili masyarakat merasa sangat berterima kasih. Semoga alat ini bisa membantu petani untuk meningkatkan produktivitas panen padi. 

"Yang jelas, petani berharap agar alat yang dihasilkan harganya murah tapi efektif," tandasnya. (yud)

Baca juga: Lulusan SMA/SMK Siapkan Lamaranmu Hadiri Gresik Job Fair 2026 di Gressmall

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru