KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim menyiapkan sebanyak 1.276 juru sembelih halal (Juleha) untuk persiapan Hari Raya Idul Adha 1443 H pada bulan Juli 2022 mendatang.
Ribuan Juleha tersebut tersebar di pondok pesantren, masjid, musala dan lembaga di seluruh Jatim. Para juru sembelih itu juga sudah mendapatkan pelatihan, pengarahan serta sertifikasi.
Baca juga: Raih Nilai Sempurna, Polres Bojonegoro Borong Tiga Penghargaan dan Apresiasi dari Kapolri
Masyarakat Jatim diminta agar tidak resah dengan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK). Tahun ini, para Juleha mendapatkan materi khusus tambahan, yakni zoonosis dan kewaspadaan PMK.
"Tanggal 18 Juni besok, akan ada pelatihan untuk seluruh masjid di Surabaya. Dan tanggal 19 Juni besoknya, akan ada pelatihan di Masjid Al Akbar untuk 150 masjid se-Jatim," ungkap Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Minggu (5/6/2022).
Baca juga: Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya–Tiongkok
Di sisi lain, Khofifah juga menyatakan bahwa higienitas dan kehalalan daging kurban menjadi keharusan sebagai bentuk langkah perlindungan kepada masyarakat.
"Bukan hanya hewan ternaknya yang harus disiapkan, tapi RPH-RPH (rumah pemotongan hewan) dan Juleha-nya juga harus disiapkan dengan baik," ujarnya.
Baca juga: Tujuh Tahun Beruntun, Murid Jatim Tertinggi Diterima di PTN Jalur Tes dan Tanpa Tes
"Penyiapan Juleha penting untuk memberikan kepastian halal atas hewan kurban pada masyarakat. Bahwa daging kurban yang dibagikan dan dikonsumsi telah memenuhi syariat halal dalam penyembelihan," imbuhnya. (yud)
Editor : Redaksi