Huntap Penyintas Erupsi Semeru Ditarget Rampung 11 Juni Besok

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Lumajang - Pemerintah pusat dan daerah sudah mencanangkan pembangunan 1.951 hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk penyintas erupsi Gunung Semeru di Lumajang.

Dari jumlah target pembangunan tersebut, sebagian besar sudah terbangun, bahkan para penyintas sudah ada yang menempati huntara. Namun berbeda dengan huntap. Pengerjaan huntap belum semuanya rampung.

Baca juga: Kunjungan Wapres KH Ma'ruf Amin ke Ponorogo Disambut Demonstrasi Mahasiswa

Meski begitu, dalam waktu dekat BNPB dan Pemkab Lumajang akan segera menyelesaikan pembangunan huntap tersebut. "Paling lambat 3 bulan selesai dan warga sudah bisa tinggal di sini termasuk menikmati fasilitas lainnya," kata Wapres Ma'ruf Amin, Kamis (2/6/2022).

Selain itu, Wapres juga menambahkan bahwa ke depan akan diusahakan setiap warga yang menempati huntap memperoleh sertifikat. "Akan kami usahakan untuk memperoleh sertifikat," imbuhnya.

Sementara itu, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak membeberkan, dari data BPBD Lumajang per 31 Mei 2022, target pembangunan huntap sebanyak 1.951 unit. Secara rinci, yang selesai dibangun yakni 1.887 unit. Kemudian yang masih proses pembangunan sebanyak 64 unit.

"Nantinya pembangunan huntap ditargetkan selesai pada 11 Juni 2022 dengan mengerahkan 2 ribu tenaga kerja," bebernya.

Baca juga: Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Perbanyak Program bagi Warga Miskin

Sedangkan luas lahan lahan huntap di Desa Sumber Mujur, Candipuro seluas 81,55 ha. Di sana, akan dibangun 1.951 unit huntap. Masing-masing huntap dibangun dengan luas tanah 10x14 meter persegi berukuran 6x6 meter persegi.

"Nantinya, di dalam rumah tersebut terdapat 1 kamar utama/tamu, 2 kamar tidur, 1 toilet dan teras depan," ujarnya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru