KLIKJATIM.Com | Gresik— Tiga korban luka kecelakaan maut bus pariwisata Andiansyah di tol Surabaya- Mojokerto (Sumo) dirawat di unit gawat darurat (UGD) Rumah Sakit Petrokimia Gresik, Senin (16/05/2022).
Baca juga: Groundbreaking Pabrik Nitrat di Gresik, Kapolres Dukung Penguatan Industri dan Ketahanan Pangan
Ketiga korban tersebut yakni: Pella Patricia / Jl. Benowo Gang 2 No 11, Septian Adi / Jl. Benowo Kraja Gang 3 No 15, dan Cipto Parogo / Jl. Benowo, Kota Surabaya. Mereka masih dirawat intensif oleh tim medis.
Abid, salah satu tetangga para korban mengaku sempat kaget mendengar kejadian kecelakaan rombongan bus wisata asal Benowo Surabaya.bAbid mengaku seluruh korban merupakan tetangganya.
"Ini menjenguk Yoga (Parogo). Dia mengalami patah kaki," kata Abid.
Sementara itu, pihak rumah sakit Petrokimia Gresik tidak mengizinkan wartawan yang akan melakukan peliputan para korban yang dirawat di RS Petrokimia Gresik.
"Maaf ya mas, manajemen tidak mengizinkan pengambilan gambar para korban," ujar salah satu satpam RS Petrokimia Gresik.
Seperti dikabarkan, Bus Pariwisata Ardiansyah menabrak rambu penunjuk jalan hingga terguling di KM 712 Tol Mojokerto-Surabaya pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.
Bus bernomor pelat S 7322 UW ini diduga membawa 25 orang penumpang dari Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.
Baca juga: Pemeran “Shaka Oh Shaka” Sapa Penggemar di Gressmall Gresik
Bus Pariwisata terguling di Tol Sumo KM 712, ke arah Surabaya usai melakukan perjalanan wisata dari Dieng.
Bus yang terguling di jalur Mojokerto-Surabaya itu membawa kurang lebih sekitar 25 penumpang.
Akibat kejadian itu 13 penumpang dikabarkan meninggal dunia. (yud)
Baca juga: Serahkan SK PNS dan Perpanjangan PPPK, Bupati Gresik Tekankan Integritas ASN
Editor : Abdul Aziz Qomar