Baca juga: LKPJ Gubernur Jatim TA 2025 Diterima Seluruh Fraksi DPRD
Sedangkan berdasarkan jumlah kendaraan, ada sebanyak 79.294 kendaraan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk. Jumlah tersebut didominasi kendaraan pribadi roda 4 sebanyak 40.504 unit.
Kemudian roda 2 sebanyak 16.807 unit, truk 13.597 unit, pick up 4.681 unit dan bis sebanyak 3.705 unit. Jumlah tersebut naik 3 kali lipat dari tahun sebelumnya yaitu 22.979 unit.
"Ini menjadi penting bagaimana manajemen angkutan tidak hanya saat lebaran dan liburan, tapi angkutan berbasis laut, darat juga tentu juga yang berbasis udara, semua kita ingin memastikan well managed," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (7/5/2022).
Ia menginginkan penerapan layanan pembelian tiket online bisa dimaksimalkan. Sehingga bisa semakin membantu dan memudahkan calon penumpang mendapat angkutan yang pasti waktunya, tempat duduknya serta aman dan sehat.
"Kita bisa melihat sendiri, bagaimana proses online tikecting untuk penyeberangan itu sangat membantu masyarakat dalam mengakses tiket tanpa harus mengantri," imbuhnya.
Ketersediaan fasilitas yang mumpuni, lanjut dia, juga harus menjadi perhatian. Seperti fasilitas movable bridge yang ada di Pelabuhan Ketapang, dimana sangat memudahkan masyarakat.
"Yang kedua, di sini juga sudah disiapkan bridge yang non movable dan movable. Semuanya berseiring, untuk memberikan percepatan dan kemudahan masyarakat baik yang menggunakan roda 4, roda 2 maupun tanpa mobil pribadi. Setiap 45 menit akan ada kapal penyeberangan yang berangkat Ketapang- Gilimanuk selama 24 jam begitu juga sebaliknya," bebernya.(mkr)
Baca juga: Laba Bank Jatim Cetak Rekor Tertinggi, Khofifah Minta Tetap Agile dan Perkuat UMKM
Editor : Redaksi