KLIKJATIM.COM | BLITAR – Budidaya ikan hias jenis koi yang sempat meredup kini kembali menjadi tren di Blitar. Keuntungan yang menjanjikan, membuat para pemuda mulai menggeluti bisnis ini. Salah satunya, Zakaria, salah seorang Bridder ikan hias koi asal Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Ia mengaku, sebenarnya dirinya belum genap satu tahun menjadi pembudidaya ikan koi. Sebelumnya, ia hanya membantu merawat ikan koi milik saudaranya.
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
"Dulu saya masih kuliah cuma bantu-bantu ngerawat ikan koi punya kakak. Kadang juga ikut bantu panen teman yang ada di sekitar rumah," ungkap Bang Jek, sapaannya itu kepada klikjatim.com, Jumat (6/5/2022).
Berangkat dari situlah, dengan melihat omzet yang dihasilkan, ia pun tertarik dan saat ini dirinya perlahan mencoba menggeluti budidaya ikan hias koi tersebut.
"Kalau sekali panen itu biasanya bridder di sini bisa dapat omzet sampai Rp 40 jutaan. Kalau yang sudah lama budidaya ya ada yang dapat sampai ratusan juta," ujarnya.
"Nah, dari situ saya mulai tertarik budidaya. Awalnya ya suka, hobi saja dengan ikan koi. Tapi semakin ke sini kok pendapatan dari budidaya koi sangat menjanjikan," lanjutnya.
Ia menilai bahwa selain hanya sebagai hobi, budidaya ikan koi ini juga bisa berpotensi dijadikan peluang bisnis bagi para millenial. Apalagi di era digital. Pemasaran bisa dilakukan lewat berbagai platform media sosial.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
"Menjadi petani itu bukan sesuatu hal yang kuno lagi. Sebagai millenial, ketika kita bisa memanfaatkan teknologi, pasti bisa mendapat hasil yang maksimal," sebutnya. (*/c1/mkr)
Baca juga: Lapas Blitar Gagalkan Penyelundupan 950 Pil Koplo
Editor : Redaksi