KLIKJATIM.Com | Jombang - Puluhan orang dari salahsatu perguruan silat ternama mengeroyok empat pengendara motor di Jalan Desa Kesamben,bJombang, Minggu (1/5/2022). Akibat kejadian ini, dua pengendara motor terluka akibat pukulan benda tumpul dan senjata tajam. Sementara 3 pendekar silat ditangkap polisi.
Ketiga pelaku yang diringkus masing-masing Ahmad Fajar (18), Galih Eka Saputra (18), dan Adrian Ragil Septian (19). Semuanya warga Desa Mundusewu, Bareng, Jombang. Mereka diringkus Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Pemerintah dan PT SGN Gencarkan Percepatan Swasembada Gula Nasional di Jombang
Sementara dua pengendara yang jadi korban pengeroyokan adalah MZ (20) dan MS (17) keduanya warga Dusun Tugu sendiri. Korban dirawat di RS NU Jombang.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha mengungkapkan, Minggu dini hari ketiga pelaku dan rombongan pesilat itu sekitar 30 orang berkonvoi menggunakan sepeda motor dari Desa Kesamben, Ngoro, ke arah Jombang kota. Mereka berasal Bojonegoro, Nganjuk, dari Jombang, dan Lamongan.
Sesaampai di Dusun Tugu, Desa Kesamben dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WIB gerombolan pesilat itu menyerang 4 pemuda yang melintas dari arah berlawanan mengendarai 2 sepeda motor.
Para korban itu, MW (19) membonceng MZ (20), sedangkan MS (17) membonceng IA (16). Keempat korban adalah warga Dusun Tugu sendiri.
"Motifnya diduga para tersangka menilai para korban menghalangi jalan mereka saat konvoi dan mengira korban dari perguruan silat lain," kata Giadi.
Baca juga: Buang Limbah Ayam di Sungai Brantas, Pria Jombang ini Diamankan Polisi
Pengeroyokan oleh gerombolan pesilat itu, kata Giadi, mengakibatkan MZ dan MS luka berat. Kata Giadi, para pelaku memukuli MZ dengan tangan kosong dan double stick. MZ juga terkena sabetan celurit di punggungnya.
Sedangkan MS menderita luka serius di kepala karena dipukuli para pelaku menggunakan tangan kosong dan botol minuman keras. Sehingga kedua korban harus menjalani perawatan di RS NU Jombang.
Gerombolan geng pesilat itu juga merusak dua sepeda motor milik korban. Aksi anarkis mereka baru berhenti setelah dibubarkan warga setempat.
Baca juga: Pembunuh Perempuan di Jombang Ternyata Suami Sirinya
Usai kejadian jajaran Polres Jombang berhasil mengidentifikasi pelaku. Salah satunya memakai sepeda motor Honda Vario S 2036 OAB milik salah seorang pelaku yang tertinggal di lokasi pengeroyokan.
"Kami tangkap tiga tersangka. Dua tersangka oknum perguruan silat di Jombang, yang satu bukan dari perguruan," terang kasatreskrim.
"Tersangka lain masih ada, identitas sudah kami kantongi. Masih dalam pengejaran. Untuk pelaku Fajar, Galih, dan Adrian kami tahan dan akan kami kenakan pasal 170 ayat (1) ke-2 KUHP tentang Pengeroyokan," pungkas AKP Giadi. (ris)
Editor : May Aini L.A