KLIKJATIM.Com | Gresik — Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan KNG Brotonegoro, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar Gresik, sudah overload, sehingga banyak sampah yang tertimbun di selokan sekotar TPS tersebut.
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Keringanan Pajak Daerah
Kepala Desa Yosowilangun Gresik, Abdur Rosyid mengatakan, pembangunan TPS 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) sudah mendesak untuk dilakukan.
"Kami berharap Dinas DLH dan Kawasan Industri Gresik (KIG) bisa ikut memperhatikan dan memperjuangkan serta fasilitas untuk sampah yang ada di TPS ini agar tidak overload lagi," kata Rosyid.
Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Kebersihan DLH Gresik, Mustofa menjelaskan pembangunan TPS 3R di Yosowilangun masih dikoordinasikan dengan pihak KIG.
"Karena untuk lahan atau tanahnya punya KIG. Jadi kami masih koordinasi dengan KIG dan kalau di setujui akan segera di bagung TPS 3R disana," bebernya.
Sedangkan untuk luasan lahan untuk pembangunan TPS 3R membutuhkan 500 meter sampai 1500 meter persegi. Dikatakan Mustofa, pihak KIG sudah menyetujui.
Baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa 5x15 Meter Berkibar di Tebing Kapur Sekapuk Gresik
"Mudah - mudahan segera terealisasi untuk pembangunan TPS 3R di Desa Yosowilangun. Sehingga nantinya TPS 3R Desa Yosowilangun menjadi percontohan untuk zero waste," imbuhnya. (yud)
Baca juga: Lahir 17 Agustus, 17 Warga Gresik Dapat SIM Gratis dari Satlantas
Editor : Abdul Aziz Qomar