KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Belasan pemuda pemudi di tiga rumah kost yang ada di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan /Kabupaten Tulungagung kaget saat pintu kamar kostnya diketuk anggota Satpol PP Tulungagung, pada Kamis (21/04/2022) pagi.
Hal ini dilakukan Satpol PP dalam rangka penegakan ketertiban penghuni kost di Tulungagung di bulan Ramadhan ini.
Baca juga: Tarik Joran Pancing Kena Aliran Listrik, Pemancing Tulungagung Meregang Nyawa
Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung, Artista Nindya Putra mengatakan, razia kali ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan banyak laporan penyalahgunaan rumah kostĀ di Tulungagung.
"Kita sasar tiga lokasi rumah kost di wilayah kota," ujarnya pada Kamis (21/04/2022).
Genot mengatakan, dari tiga rumah kost yang dirazia, ditemukan 8 pasangan bukan suami istriĀ yang tinggal dalam satu kamar yang sama dengan pintu tertutup.
Bahkan di salah satu kamar, pihaknya menemukan 3 bocah laki laki yang menginap bersama 1 orang bocah perempuan. Sehingga total terdapat 18 muda mudi yang digiring ke Mako Satpol PP Tulungagung.
"Total ada 8 pasangan yang kita amankan, langsung kita bawa ke Mako Satpol PP Tulungagung," jelasnya.
Baca juga: Bahayakan Keselamatan, Tim Gabungan Tulungagung Pasang Perangkap Buaya
Mereka kemudian langsung dibawa ke Mako Satpol PP Tulungagung untuk mendapatkan pembinaan dan diperbolehkan pulang saat dijemput keluarganya.
"Kita bawa ke kantor kemudian kita lakukan pembinaan, mereka bisa pulang setelah dijemput keluarganya," jelas Genot.
Pihaknya merinci, tiga bocah laki laki yang ada dalam satu kamar dengan bocah perempuan tersebut adalah warga Tulungagung yang sudah putus sekolah sedangkan satu bocah perempuan tersebut berasal dari Surabaya.
Baca juga: Tak Datang di Rapat, Ternyata Wakil Kepala Stasiun Tulungagung Meregang Nyawa di Kamar Kos
Mereka baru saling kenal, sebab bocah perempuan tersebut mengaku dari Surabaya dengan saudaranya untuk mencari kerja di Tulungagung dan menginap di kamar kos yang berisi tiga bocah laki laki tersebut.
"Mereka masih dibawah umur semuanya, sudah kami proses semuanya," terangnya.
Genot memastikan, pemilik kos juga akan menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan atas temuan kali ini.(mkr)
Editor : Iman