Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa Unibraw

klikjatim.com
Lokasi jasad korban Bagus Prasetyo Lazuardi dibuang pelaku di tanah kosong Jalan Raya Pasuruan- Malang Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Didik/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Kasus pembunuhan mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang akhirnya terungkap. Pelaku ZI, yang merupakan ayah tiri pacar korban membunuh karena cemburu.

Dari rekonstruksi yang digelar Polda Jatim pada Sabtu dini hari ada beberapa reka adegan yang diperagakan pelaku.

Baca juga: Biadab, Ayah Kandung Hamili Putrinya Yang Berusia 17 Tahun di Surabaya

Mulai dari cara membunuh hingga menyeret jasad korban sejauh 7 meter dari Jalan Raya ke lokasi jasad korban ditemukan.

“Ada tujuh mobil salah satunya mobil milik korban. Didalam mobil ada sosok seorang laki-laki dengan kondisi kedua tangan diborgol,” ungkap Suyanto salah seorang warga yang melihat rekontruksi dilakukan Polda Jatim di lokasi kejadian.

Dari beberapa adegan yang diperagakan pelaku. Usai membunuh korban. Jasadnya dibuang di tanah kosong dipinggir Jalan Raya Pasuruan -Malang, Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Luncurkan Logo Muswil VI, KAHMI Jatim Bersiap Cetak Nakhoda Baru Berbasis Pengabdian Akar Rumput

“Korban diturunkan dari mobil, lalu diseret sejauh 7 meter dari jalan raya. Agar aksinya tidak ketahuan. Jasad korban ditimbun dengan semak-semak,” ucapnya.

Seperti diketahui penyidik Satreskrim Polres Pasuruan dibantu Polda Jatim menggelar rekontruksi di dua titik lokasi yakni Malang dan Purwodadi-Pasuruan lokasi pembuangan jasad korban. Di lokasi itu, pelaku juga sempat melakukan reka ulang.

Baca juga: Polisi Belum Ungkap Misteri Kematian Sekdin PKPR Bangkalan Belum

Ada beberapa adegan yang diperagakan, pertama mengeluarkan jasad bagus dari mobil Inova milik korban. Selanjutnya dibuang ke semak-semak untuk menyiasati warga dan petugas. Setelahnya, membawa kabur kendaraan ke Kota Malang.

Hasil pemeriksaan polisi, korban bekap pelaku menggunakan kantong plastik. Setelah itu dianiaya hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, korban dibuang dan mobil dibawa kabur. (*/c1/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru