Pupuk dan Gula Langka, Anggota DPR Ini Minta Pemerintah Bubarkan Assosiasi Petani

klikjatim.com
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin. (Tri Wahyudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Anggota DPR RI Hasan Aminuddin meminta pemerintah membubarkan assosiasi petani. Dia menuding assosiasi petani menjadi sebab kelangkaan pupuk dan gula akhir-akhir ini.

Hasan mengatakan, sejak dulu tidak pernah terjadi kelangkaan. Khususnya pada gula yang mengalami kelangkaan sejak sepekan terakhir ini.

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

"Dari dulu saya kecil hingga punya cucu baru kali ini terjadi kelangkaan gula," katanya.

[irp]

Menurut Hasan, rendeman menjadi salah satu alasan terjadinya produksi gula menurun. Namun, menurut Hasan, kelangkaan pupuk sebenarnya karena ada permainan yang dilakukan assosiasi petani.

Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding

"Dalam peraturan menteri pertanian (Permentan) yang berhak menerima bantuan pupuk subsidi dari pemerintah yaitu petani yang memiliki lahan pertanian kurang dari 2 hekatar. Sedangkan lebih dari 2 hektar itu bukan petani dan pantauan kami yang tergabung dalam asosiasi petani tebu punya lahan lebih 2 hektare,”ungkap wakil ketua Komisi IV DPR RI itu, di Surabaya, Jumat (13/3/2020).

[irp]

Baca juga: Buktikan Kencangnya CBR Series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika 2026

Lantaran subsidi pupuk rawan dipermainkan para anggota assosiasi petani, Hasan meminta pemerintah segera membubarkan. Sebagai gantinya, Hasan meminta agar pemerintah memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagi penyalur pupuk resmi.

"BUMDes lebih baik dari pada assosiasi petani sebagai penyalur pupuk," tegas mantan Bupati Probolinggo itu. (try/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru