KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Naas dialami oleh SK (73) warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pasalnya sopir yang satu ini ditemukan tak bernyawa di salah satu warung makan yang ada di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung pada Senin (28/03/2022) pagi tadi.
Laporan penemuan mayat ini disampaikan oleh Banu (65) pemilik warung makan.
Baca juga: Kejaksaan Negeri Tulungagung Akan Lelang 5.292 Liter Solar Sitaan
Banu mengatakan, dari KTP yang ditemukan di pakaian korban, diketahui korban berinisial SK (73) warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.
Selama ini korban dikenal sebagai sopir truk yang sehari hari bekerja di dekat warung makan miliknya.
Saat kejadian, korban datang ke warungnya seperti biasa, kemudian yang bersangkutan memesan sarapan pagi, namun saat korban hendak duduk di salah satu kursi, tiba tiba korban terjatuh dan tak sadarkan diri.
"Sarapan belum sampai dibuatkan korban langsung terjatuh, kejadiannya sekitar jam 08.00 pagi tadi mas, saya sendiri juga kaget," ujar Banu pada Senin (28/03/2022).
Baca juga: KPK Telusuri Aliran Pemerasan Yang Dilakukan Bupati Tulungagung Non Aktif
Banu kemudian langsung melaporkan kejadian ini kepada RT dan dilanjutkan kepada Polisi, tak berselang lama anggota Polsek Kesungwaru dan tim medis RSUD Dr Iskak Tulungagung datang ke lokasi kejadian, untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah.
"Identitas diketahui dari KTP yang berada di celana korban," katanya.
Sementara itu, salah satu kerabat korban yang datang ke lokasi temuan mayat, Marsiyah mengakui jika akhir akhir ini korban sering mengeluhkan sesak nafas dan darah tinggi yang dialaminya.
Baca juga: Wabup Ahmad Baharudin Ditunjuk Jadi Plt Bupati Tulungagung
Pihak keluarga menilai pola hidup korban yang bekerja dari pagi sampai sore membuat korban telat makan dan tidak menjaga kualitas kesehatannya.
"Dari pekerjaannya tersebut, diduga korban telat makan, selain itu dilihat dari sisi usia, korban juga sudah tidak dibilang muda lagi," pungkasnya.(ris)
Editor : Iman