KLIKJATIM.Com | Gresik—Satpol PP merazia sejumlah warung kopi (warkop) di Kecamatan Dukun dan Panceng, Kabupaten Gresik. Sebanyak delapan pramusaji wanita yang diduga melayani jasa seks diamankan.
Warkop yang menjadi sasaran razia petugas itu di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun. di desa tersebut, sejumlah pramusaji wanita bahkan lari tunggang langgang hingga ke persawahan saat mengetahui petugas datang.
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Beri Keringanan Pajak Daerah
“Sempat kejar-kejaran antara petugas dan pramusaji yang lari,” kata Satpol PP Pemkab Gresik, Suprapto, Selasa (21/3/2022).
Dikatakan Suprapto, dari informasi yang diterima sejumalh warkop di Desa Lowayu itu juga menyediakan pramusaji wanita yang juga melayani seks komersial. Sehingga Satpol PP perlu turun melakukan razia.
“Beberapa perempuan kami amankan,” ujarnya.
Baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa 5x15 Meter Berkibar di Tebing Kapur Sekapuk Gresik
Razia di siang bolong itu tak berhenti di situ, petugas melanjutkan razia di Desa Wotan dan Desa Surowiti, Kecamatan Panceng. Di Desa Wotan, petugas mengamankan puluhan botol miras. Pemilik warung juga diangkut oleh petugas.
Menurut Suprapto, yang paling parah di Desa Surowiti. Saat sebuah warung didatangi, petugas mendapati seorang pria paruh baya telanjang di sebuah kamar dengan seorang wanita. Mereka langsung diangkat untuk diamankan.
“Pria dan wanita ini sama-sama telanjang saat kami razia,” ungkapnya.
Baca juga: Lahir 17 Agustus, 17 Warga Gresik Dapat SIM Gratis dari Satlantas
Ternyata razia petugas tak hanya berhenti di wilayah Gresik Utara. Di Jalan Tri Darma Gresik Kota juga disisir petugas. Sejumlah pramusaji di lokasi tersebut juga diamankan petugas.
“Sebagian ada yang lari ketika mendengar sirine petugas,” ungkap Suprapto.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar