KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Sebanyak 50 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tulungagung gagal berangkat ke Polandia. Sebab, saat ini di kawasan di Eropa Timur sedang terjadi ketegangan antara Rusia dan Ukraina.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan, telah diputuskan untuk PMI tujuan Polandia tidak diberangkat. Keputusan diambil demi keamanan dan keselamatan para PMI.
Baca juga: Strategi Minyak Goreng, PMI Jember Sukses Pikat Emak-Emak Jadi Pendonor Darah Jelang Ramadan
"Walaupun Polandia tidak perang tapi lokasinya kan tidka jauh dari Ukraina dan Rusia," ujar Agus, Jumat (18/03/2022).
Baca juga: Sejumlah Pelajar SMK Sore Tulungagung Diduga Keracunan Menu MBG
Berdasarkan data Disnakertrans, hmpir semua negara telah membuka pintu untuk PMI bisa masuk dan bekerja sesuai dengan syarat yang ditetapkan. Sehingga Maret 2022, tercatat 600 orang telah memenuhi syarat diberangkatkan sebagai PMI.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan 2 tahun sebelumnya saat memasuki masa pandemi, yakni sebanyak 400-an selama tahun 2020 dan sekitar 1.000 orang di tahun 2021.
Baca juga: Jaga Stok Darah Awal Tahun, Ratusan Karyawan KEK JIIPE Gresik Gelar Aksi Donor Darah
"Kalau normalnya sebelum pandemi itu pertahun bisa memberangkatkan 6.000 orang mas, pas pandemi kemarin memang menurun, tapi ini sudah mulai ada kenaikan lagi," pungkasnya.(mkr)
Editor : Iman