KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ribuan buruh menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (1/3/2022) petang. Mereka datang dari berbagai daerah di Jatim dan tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja (Gasper).
Jazuli, Juru Bicara Gasper Jatim menyebutkan, ada sejumlah tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut. Di antaranya soal penetapan UMK dan UMSK di Jatim, serta penolakan Permenaker JHT.
"Keputusan UMK belum memenuhi rasa keadilan dan tidak berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan buruh," ujar Jazuli di Surabaya, Selasa (1/3/2022).
UMSK di Jatim tahun 2022 juga tak luput dari sorotan buruh. Pasalnya, hingga Maret 2022 ini UMSK belum juga ditetapkan oleh Gubernur Jatim. Padahal, bupati/wali kota telah merekomendasikan kenaikan UMSK tahun 2022 dan telah dibahas di tingkat Dewan Pengupahan Jatim.
Jazuli menyebut, gubernur juga telah melempar tanggung jawab dengan meminta bupati/wali kota untuk menetapkan UMSK tersebut. "Tidak ada sejarahnya ataupun regulasi yang mengatur bahwa bupati/wali kota dapat menetapkan upah minimum," tegasnya.
Sebagai informasi, ribuan massa aksi tiba di Gedung Negara Grahadi, Surabaya sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga saat ini, aksi demonstrasi masih terus berjalan.
Massa terdiri dari anggota 4 Konfederasi SP/SB. Yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Muslim Indonesia (K SARBUMUSI).
Baca juga: Beri Pembekalan Calon Jamaah Haji, Sekdakab Sampang Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Bangsa
Sementara itu, massa tersebut berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lamongan, Tuban, Jombang, Probolinggo, Jember hingga Banyuwangi. Mereka sebelumnya bertemu di titik kumpul utama di Bundaran Waru sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian bergerak bersama menuju Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (bro)
Editor : Redaksi