KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tahun ini, Provinsi Jatim mendapatkan alokasi dana desa (DD) sebesar Rp 7,76 triliun untuk 7.724 desa. Jumlah DD ini meningkat cukup tinggi yakni Rp 100,268 miliar, jika dibandingkan tahun lalu.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dari jumlah tersebut, progres hingga 24 Februari menunjukkan percepatan yang cukup signifikan. Yakni penyaluran kepada 1.839 desa dengan total anggaran sebesar Rp 601,6 miliar.
Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025
"Kita mengajak seluruh kepala daerah dan kepala desa segera memproses penyaluran DD. Sehingga dapat segera dinikmati masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan dan penurunan kemiskinan tingkat desa," ujar Khofifah, Jumat (25/2/2022).
Untuk diketahui, efek penyaluran BLT DD terhadap penurunan angka kemiskinan sangat signifikan. Buktinya, angka kemiskinan periode Maret-September 2021 sebesar 313.130 jiwa. Sedangkan penurunan kemiskinan perdesaan tahun 2020-2021 sebesar 1,37 persen. Sementara penurunan kemiskinan di kota di tahun yang sama sebesar 0,38 persen.
Sementara itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa kepada Gubernur Khofifah yang selama ini telah bekerja keras mengawal DD agar cepat salur dan tepat sasaran.
"Ibu Gubernur ini perhatiannya luar biasa terhadap Desa, sehingga kalau urusan Desa, DD, BUMDesa maka Jawa Timur selalu terdepan dibanding provinsi lain di Indonesia," tandasnya. (bro)
Editor : Redaksi