KLIKJATIM.Com l Pasuruan - Puluhan warga yang tergabung dalam Peduli Gerbo mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten PasuruanĀ segera mengusut kasus dugaan korupsi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) senilai Rp 650 juta. Selain BUMDes, juga ada indikasi korupsi berupa kegiatan pembuatan dua gapura bersumber Dana Desa (DD) Desa Gerbo. Kedua kasus ini sudah dilaporkan ke Kejari Pasuruan.
[irp]
"Laporan bersama bukti sudah kita berikan ke Kejaksaan. Tinggal Kejaksaan menindaklanjuti laporan kami," ujar Thoyib, warga asal Desa Gerbo, Kecamatam Purwodadi pada KlikJatim.com, Sabtu (7/3/2020).
Mantan Ketua BPD desa setempat menduga ada indikasi kuat pengurus BUMDes melakuan penyelewengan. "Apabila kejaksaan meminta kami atau pun perangkat desa sebagai saksi dalam kasus ini, kami siap," tegasnya.
Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Jember Diusut Bareskrim, Truk Tangki Disita
Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra berjanji akan mengusut kasus ini sampai tuntas. Pihaknya berencana menggandeng Inspektorat Kabupaten Pasuruan untuk melakukan audit. "Kami minta warga bersabar. Perkembangannya kasus nanti akan kita sampaikan," tutur Denny.
[irp]
Baca juga: Seleksi JPT Pratama Bojonegoro Masuki Tahap Presentasi dan Wawancara, Pansel Uji Kompetensi Peserta
Langkah awal, pihaknya akan melakukan pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket). Meski demikian, Denny enggan menyebutkan secara detail. "Entar aja kami sampaikan ke publik," pungkasnya. (dik/bro)
Editor : Redaksi