Direktur RSI Siti Hajar dr Hidayatullah mengatakan, rumah sakit yang dipimpinnya adalah Green and Smart Hospital.
Baca juga: Polres Jember Tangani 25 Kasus Narkoba, Jaringan Peredaran hingga Bali Terbongkar
"Nah, lomba ini merupakan implementasi smart yang bukan hanya berarti cerdas. Tapi juga harus mengikuti perkembangan zaman digital seperti saat ini," tuturnya, Selasa (22/2/2022) siang.
Kompetisi E Sport, tambah Hidayatullah, sengaja dipilih karena pandemi covid-19 belum berakhir sehingga aktivitas pertemuan secara fisik dibatasi. Selain itu, E Sport sudah diakui dunia dan telah menjadi cabang olah raga internasional.
"Maka dari itu, kompetisi yang diikuti kaum milenial ini kami rasa tepat karena didalamnya ada ,muatan edukasi dan sportivitas. Kami ajak generasi muda untuk sportif dengan mematuhi aturan yang ketat," jelasnya.
Baca juga: Turun ke Sawah Lewat Program Medhayoh, Bupati Setyo Wahono Semangati Ibu-Ibu Tani di Ngraho
Kompetisi ini diikuti 128 tim yang berasal tidak hanya dari Kota Delta saja, namun dari kota sekitar seperti Malang dan Mojokerto bahkan dari luar Jawa Timur.
"Hari ini merupakan final yang diikuti delapan tim. Masing-masing tim terdiri dari lima orang. Kami sediakan total hadiah Rp 8 juta,"terangnya.
Selain kompetisi E Mobile Legend, pihak manajemen RSI Siti Hajar juga menggelar Digital Marketing Competition, lomba akreditasi rumah sakit, seminar ilmiah untuk dokter dan tenaga kesehatan.
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
"Puncaknya besok kita gelar tasyakuran. Besok kita juga melaunching jaminan kecelakaan kerja untuk 7.500 ustad dan ustadzah di Sidoarjo," imbuhnya. (bro)
Editor : Satria Nugraha