KLIKJATIM.Com | Surabaya—Ratusan sopir truk menggelar aksi mogok di Surabaya. Para sopir truk ini memarkir truk mereka di frontage road Jalan A. Yani sejak Selasa (22/2/2022) pagi.
Para sopir truk ini keberatan dengan kebijakan over load dimensi (ODOL) atau aturan tentang kelebihan muatan truk. Ratusan sopir truk itu datang dari berbagai daerah seperti Karawang, Madura, Mojokerto, Sidoarjo, Malang hingga dari Provinsi Riau.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter I di Asrama Haji Surabaya
Ratusan truk yang terparkir tersebut membuat kemacetan yang cukup lama di sekitaran Bundaran Waru. Sehingga membuat pihak kepolisan membuat rekayasa lalu lintas.
Baca juga: PT SGN & MKSO Salurkan 105 Ekor Sapi dan 229 Ekor Kambing pada Iduladha 1447 H
Munhar salah seorang peserta demo mengatakan kelompoknya sudah mulai berangkat dari Mojokerto sejak pukul 08.00 WIB. Setelah berkumpul dengan driver truk lain mereka langsung berangkat ke titik aksi.
“Ini kita dari Mojosari sejak pagi tadi, jam 08.00 WIB sudah berangkat. Katanya yang ikut demo gak cuman yang di jalur Pantura saja. Tapi seluruh Indonesia ini yang ikut,” kata Munhar.
Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Menguatkan Persaudaraan
Ia juga mengatakan, para driver tersebut menuntut agar kebijakan ODOL segera direvisi. Sebab, hal itu menjadi celah bagi petugas untuk meminta pungutan liar (pungli) ketika muatan mereka melebihi batas.(mkr)
Editor : Redaksi