Hati-hati ! Pedagang Sayur dan Penjaga Warkop di Wonocolo Jadi Korban Peredaran Uang Palsu

klikjatim.com
Salahsatu pedagang di pasar Wonokromo menunjukkan uang palsu yang diterimanya dari pembeli nakal

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Peredaran uang palsu (upal) di Surabaya saat ini cukup marak. Beberapa waktu lalu, di Wonocolo Gang 3, seorang pedagang sayur bernama Sudarmi (60) menjadi korban peredaran upal tersebut.

Baca juga: Gelorakan Nasionalisme dan Konservasi, Gubernur Khofifah Lepas Ekspedisi 81 Pembentangan Merah Putih di Gunung Arjuno

Sudarmi mendapatkan 2 lembar uang pecahan Rp 50 ribu dari pembeli sayurnya. Ia mengaku, mendapatkan uang palsu itu dari seorang perempuan pembeli sayur pada Rabu (9/2/2022) lalu.

Selain Sudarmi, seorang penjaga warung kopi (warkop) di Wonocolo Gang 2, bernama Firman (21) juga mengalami hal serupa. Firman mendapatkan upal pecahan Rp 50 ribu itu dari hasil uang kembalian.

Mulanya, pada Kamis (17/2/2022) malam, Firman meminta temannya untuk membelikan sebungkus rokok. Saat itu, temannya diberikan uang Rp 100 ribu. Usai membeli rokok itulah, pemilik toko memberikan kembalian sebesar Rp 74.500 ribu.

"Kembaliannya beli rokok itu Rp 74.500 ribu. Bentuknya 2 lembar pecahan Rp 10 ribu, 2 lembar pecahan Rp 2 ribu, koin Rp 500 dan 1 lembar pecahan Rp 50 ribu palsu," jelas Firman kepada klikjatim.com, Jumat (18/2/2022) malam.

Sementara itu, ia baru menyadari jika uang tersebut palsu saat uang kembalian itu kembali dibelikan rokok di toko berbeda pada Jumat (18/2/2022) sore. "Tau kalau itu uang palsu dari pemilik toko. Katanya itu uang palsu," ungkapnya.  (yud)

Baca juga: PT SMI Alokasikan Kredit Senilai Rp 1,16 Triliun Untuk Infrastruktur Surabaya

Baca juga: Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru