Kepada Anggota Dewan, Warga Surabaya Sambat Soal Banjir hingga Honor Kader Kesehatan yang Cairnya Lama

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan Budi Leksono atau yang akrab disapa Cak Buleks mendapat beberapa keluhan dari warga Kelurahan kemayoran dalam Masa Reses Tahun Sidang Kedua.

Seperti yang dikeluhkan Anton Mulyadi warga RW 07, yang menyayangkan seringnya terjadi banjir di daerah Kemayoran. Ia juga meminta terkait kelangkaan minyak goreng agar disampaikan kepada pihak terkait.

Baca juga: Reses di Desa Genteng, Samsol Arif Serap Aspirasi Warga: Air Bersih Jadi Keluhan Utama yang Mendesak

"Padahal disini ada Kantor Kelurahan. Kenapa disini jalannya yang sudah lama mau di bangun tapi sampai sekarang kok belum dibangun," ujarnya.

Hartatik RW 08, mengaku senang lantaran honor Kader Kesehatan dinaikkan. Namun ia menyayangkan honor Kader Kesehatan cairnya lama, dan pekerjaan Kader Kesehatan juga semakin bertambah.

"Awalnya kami senang honor naik, namun honornya kok cairnya lama bahkan bisa sampai tiga bulan baru cair," terangnya.

Ketua LPMK Kelurahan Kemayoran, Sunardi mengatakan sudah mengusulkan pembangunan, mungkin terbentur pandemI.

"Kalau dimasukkan di Musrenbang ini tidak cukup, karena anggaran sendiri dipotong untuk penanganan Covid-19," ucapnya.

Cak Buleks juga disambati soal adanya anak yatim piatu yang sedang Sekolah di salah satu Sekolah swasta Surabaya yang tidak mendapat keringanan biaya sekolah, sehingga anak tersebut tidak bisa membayar Sekolah.

Baca juga: Empat Hari Sejak Tenggelam di Selokan, Balita Rizky Ditemukan Tak Bernyawa Tersangkut Eceng Gondok

Mendengar keluhan-keluhan dari warga tersebut, Cak Buleks menanggapinya dan akan membawa permasalahan dan usulan tersebut kepada Fraksi dan menyampaikan kepada Pemkot Surabaya.

"Pemkot harapannya sudah tidak ada banjir atau genangan, nanti akan kita sampaikan dan LPMK juga bisa memplaning skala prioritas dan bisa disusupkan di Musrenbang. Nanti saya juga akan sampaikan apabila rapat dengan wali kota surabaya," kata Cak Buleks yang juga Wakil Ketua Komisi A.

"Terkait minyak goreng itu sudah di perjuangkan pemkot, bahkan pak Wawali juga sudah sidak di distributor. Mudah mudahan ini segara pulih ekonomi," sambungnya.

Terkait molornya pencairan honor Kader Kesehatan, Cak Buleks juga akan menyampaikan permasalahan tersebut sehingga honor Kader Kesehatan bisa lancar.

Baca juga: PLN UP3 Surabaya Utara Audiensi dengan Ketua DPRD Kota Surabaya

"Ini nanti masukan yang nanti saya usulkan. InsyaAllah nanti ini tak sampaikan, honor jangan sampai terlambat," terangnya.

Sementara untuk anak yatim piatu yang tidak mampu membayar biaya sekolah, Cak Buleks menilai anak tersebut seharusnya mendapat keringanan dari sekolah. Untuk itu Cak Buleks akan membantu mengkomunikasikan dengan pihak terkait.

"Harusnya dapat keringanan ini biaya sekolah ini minimal, nanti saya komunikasikan kepada Kepala Sekolahnya agar siswi tersebut mendapat keringanan," pungkasnya.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru