Harga Bawang Putih Picu Inflasi di Madiun

klikjatim.com
Kenaikan harga bawang putih di Madiun memicu inflasi hingga 0,38 persen pekan ini. (ist)

KLIKJATIM.Com | Madiun - Bawang putih pengaruhi tingkat inflasi di Kota Madiun yang berada di angka 0,38 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 103.19 di bulan Februari 2020. Hal tersebut menjadikan Kota Madiun menduduki rangking keempat di 8 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Umar Sjarifudin menuturkan, kenaikan inflasi yang didominasi dari kelompok makanan, minuman dan tembakau tersebut menyumbang 1.58 persen dari jumlah IHK. Hal tersebut turut menjadikan inflasi di Kota Madiun masih lebih tinggi, jika dibandingkan Provinsi Jatim yang sebesar 0.31 persen dan inflasi nasional 0.28 persen di bulan Februari 2020.

Baca juga: Terapkan Physical Distancing Madiun Tutup Sejumlah Ruas Jalan

[irp]

Baca juga: Puting Beliung Rusak 8 Rumah Warga di Madiun

[irp]

"Kenaikan inflasi tersebut dipengaruhi oleh beberapa komoditas. Bawang putih dan daging ayam ras mengambil andil cukup tinggi. Bawang putih sudah naik harganya mulai bulan Januari kemarin, karena langka di pasaran," kata Umar Sjarifudin dalam rilisnya kepada media.

Baca juga: Polres Madiun Amankan Penimbun Gula Pasir

Adapun 8 Kabupaten/Kota di Jatim yang menjadi perbandingan indeks dan inflasi di Kota Madiun pada Februari 2020, yakni Jember 0.51 persen, Probolinggo 0.39 persen, Kediri 0.38 persen, Madiun 0.38 persen. Kemudian Surabaya 0.32 persen, Malang 0.28 persen, Sumenep 0.16 persen dan Banyuwangi 0.10 persen. (roh/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru