Tebar 20 Ribu Benih Ikan di Bendungan Gongseng, Ini Harapan Bupati Bojonegoro

klikjatim.com
Bupati dan Forkopimda Bojonegoro saat tebar benih ikan di Bendungan Gongseng

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sebanyak 20 ribu benih ikan jenis ikan tawas ditaburkan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah beserta jajaran Forkopimda di Bendungan Gongseng, tepatnya di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Bojonegoro. Sebelumnya Bendungan Gongseng ini sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (30/11/2021), secara virtual.

Baca juga: Sambut Kajari Baru, Bupati Bojonegoro Dorong Pendampingan Hukum Preventif untuk Kawal Pembangunan Daerah

Kegiatan tabur benih ikan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan populasi ikan air tawar, menjaga keseimbangan ekosistem waduk serta meningkatkan produktivitas mata pencaharian masyarakat, khususnya para nelayan di lingkungan sekitar.

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah menyampaikan bahwa pembangunan bendungan Gongseng sesuai dengan arahan presiden, yaitu selain menjadi bahan air baku pertanian kedepannya diharapkan sebagai pendorong pertumbuhan sektor ekonomi masyarakat.

"Penaburan benih ikan ini bertujuan untuk merawat ekosistem, agar kedepannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pada sektor perikanan," ujar Anna Mu'awanah sapaan akrabnya Sabtu (5/2/2022)

Menurutnya, selain sebagai pemanfaatan air baku, nantinya akan ada pemanfaatan pariwisata di Bendungan Gongseng. Nantinya juga akan ada minimal pusat kuliner disini. Serta Bendungan Gongseng yang dibuka untuk umum, sepenuhnya merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS).

Baca juga: Peringati HUT ke-81 RI di Kabupaten Bojonegoro, Bawa Sinergi dan Semangat Kemerdekaan Dorong Pembangunan Daerah

"Iya, nanti Bendungan Gongseng akan ada minimal pusat kuliner disini, agar pengunjung pariwisata bisa menikmati," pungkasnya.(yud)

Baca juga: Bupati Hadiri Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Serukan Semangat Persatuan

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru