KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung memastikan jumlah terkonfirmasi Covid-19 di SMA Negeri 01 Boyolangu Kabupaten Tulungagung hingga saat ini sebanyak 12 orang.
12 orang tersebut merupakan siswa yang selama ini tengah mengikuti Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah tersebut.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Kasil Rohmat mengatakan, 12 orang tersebut merupakan akumulasi hasil tracing yang dilakukan oleh pihakya sejak pertama kali menemukan 1 kasus terkonfirmasi di sekolah tersebut.
"9 tambah 3, berarti ada 12 orang yang terkonfirmasi, itu data sampai saat ini," ujarnya pada Senin (31/01/2022).
Kasil menyebut, dari 1 temuan siswa tersebut, kemudian dilakukan tracing dan didapati 8 orang lainnya terkonfirmasi, kemudian dari tracing lanjutan ditemukan lagi 3 orang yang terkonfirmasi Covid-19.
"Tracingnya kan berkelanjutan, awalnya 1 orang itu terus tracing dapat 8 terus tracing lagi dapat 3 orang siswa," jelasnya.
Pihaknya mengakui ada beberapa spesimen swab dari sekolah tersebut yang dikirimkan ke Surabaya untuk mengetahui strain virusnya, namun sampai saat ini belum ada hasilnya yang bisa disampaikan.
"Memang ada, tapi hasilnya belum keluar, jadi yang CT Rasioanya rendah, itu yang kita kirimkan ke Surabaya," ucapnya.
Sementara itu, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Tulungagung - Trenggalek, Sunaryo memastikan mulai Senin (31/01/2022) ini PTMT di sekolah tersebut telah dihentikan dan diganti dengan pembelajaran model Daring.
"Kita hentikan PTMTnya mulai Senin ini, siswa mengikuti Daring dari rumah masing masing, untuk yang terkonfirmasi ini Siswa semua, tenaga pendidiknya tidak ada," ungkapnya.
Kini pihaknya fokus memperbaiki penerapan Protokol Kesehatan di sejumlah SMA-SMK yang ada di Kabupaten Tulungagung, guna mengantisipasi terjadinya penularan di sekolah.
"Yang jelas kita akan lakukan evaluasi, jangan sampai terjadi juga di sekolah lain," pungkasnya. (bro)
Editor : Iman