KLIKJATIM.Com | Gresik - Tim bola voli putri Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (GJP) belum memastikan menambah pemain asingnya di putaran kedua yang akan berlangsung pada Jumat (28/2/2020) di SOR Tri Dharma, Gresik. Hal tersebut lantaran adanya kendala masalah global.
Manajer GJP, Imrantara Subagyo tidak menyebut secara spesifik masalah global itu. Namun beredar kabar penyebab ketidakpastian itu karena virus corona.
Baca juga: 109 Klub Ramaikan Piala Bupati Sumenep 2026, PBVSI: Ajang Cari Bakat dan Asah Mental
"Untuk rencana tambahan pemain asing dari Brazil, setelah kami saksikan di YouTube kami tertarik, namun adanya kendala," kata Ibag, sapaan bagi Imrantara Subagyo.
[irp]
Meski hanya mendatangkan satu pemain asing asal Amerika Serikat, Ayana Jean Whitaker, namun Ibag tetap optimistis akan meraih hasil maksimal. Karena pihaknya menjadi tuan rumah di putaran kedua ini.
"Kami akan memberikan perlawanan serta siap membuat kejutan di setiap Iaga," katanya.
Baca juga: Fokus Gembleng Voli Pantai U-15, PBVSI Sumenep Gaet Eks Pemain Nasional
Sementara itu, Direktur Proliga Hanny S. Surkatty mengatakan, seri perdana putaran kedua ini merupakan batas akhir pergantian pemain. Tim yang belum memiliki pemain asing wajib menyertakan pemain impor di putaran kedua ini hingga akhir Proliga 2020. Seluruh tim peserta Proliga 2020 baik putra maupun putri, wajib memiliki pemain asing maksimal dua pemain.
"Setiap tim diperbolehkan mengganti satu pemain asingnya. Untuk pemain domestik setiap tim hanya boleh mengganti dua pemain. Tapi jika tidak mengganti pemain asing, tim tersebut boleh mengganti tiga pemain," katanya.
[irp]
Baca juga: Peringati Haornas ke-42, Pemkab Lamongan Apresiasi Atlet dan Kukuhkan PBVSI
Perlu diketahui bahwa pemain asing yang turun dalam Proliga 2020 wajib memiliki Kitas (Kartu ljin Tinggal Terbatas) yang dikeluarkan Dirjen Imigrasi RI dan ITC (International Transfer Certificate) yang dikeluarkan oleh FIVB. "Tanpa Kitas dan ITC, pemain asing tidak diperkenankan tampil. Kalau pelatih asing hanya perlu Kitas,” tambah Hanny.
Di putaran kedua, GJP akan menghadapi juara putaran pertama, Jakarta Pertamina Energi (JPE) Jumat (28/2/2020) dan Jakarta BNI 46 (BNI), Minggu (1/3/2020).
Sementara laga lainnya, juara bertahan putra Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) akan bertemu Palembang Bank SumseIBabel (PBS) (29/2/2020). Dalam pertemuan di putaran pertama seri kedua di Purwokerto, kedua tim bertarung lima set dengan kemenangan SBS 3-2. (fan/roh)
Editor : Redaksi