Polisi di Tulungagung Bersama Warga Tambal Jalan Berlubang

klikjatim.com
Petugas dan warga saat memasang paving di jalan yang berlubang.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung—Berdasarkan data yang dimiliki oleh Polsek Ngunut, setidaknya dalam beebrapa hari terakhir ini telah terjadi 3 kali kecelakaan lalu lintas yang terjadi di simpang tiga Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, Tulungagung.

Kecelakaan dipicu oleh lubang dengan kedalaman yang cukup dalam di ruas jalan provinsi tersebut.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Kapolsek Ngunut, Kompol Ernawan melalui Perwira Pengendali (Padal) AKP Andik Pasetyo yang dikonfirmasi pada Senin (17/01/2022) mengatakan, kondisi ini membuat pihaknya bersama dengan warga sekitar mengambil tindakan nyata.

"Kita bersama dengan warga sekitar melakukan penambalan dengan menambahkan paving dan merekatkannya menggunakan semen," ujarnya.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

Andik menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan Pemdes Sumberrejo Kulon, Kecamatan Ngunut berupaya melakukan pencegahan dengan menutup lubang tersebut menggunakan paving block kemudian diperkuat dengan penambahan semen.

"Ini kan jalannya jalan provinsi ya, kalau mau mengusulkan perbaikan pasti butuh waktu, hari ini kita bersama dengan 4 anggota dan dibantu masyarakat melakukan penambalan mandiri ini," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Andik mengungkapkan, lubang yang ada di sekitar simpang tiga Kromasan memang cukup dalam, bahkan saat hujan datang, seringkali lubang ini tertutup air sehingga pengguna jalan tidak mengetahui adanya lubang. Imbasnya berulang kali terjadi kecelakaan yang merugikan pengguna jalan.

"Supaya pengguna jalan tidak lagi menjadi korban kecelakaan lalu lintas, terutama saat melintas disini," ucapnya.(mkr)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru