Janji Bisa Loloskan Jadi Polwan, Korban Sekcam di Ngawi Lebih dari Satu

klikjatim.com
Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Ngawi, Putra Reza Akzha Ginting. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ngawi - Korban penipuan yang dilakukan oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Karangjati di Kabupaten Ngawi, berinisial P tidak hanya satu orang. Tetapi yang resmi melapor ke pihak kepolisian masih satu. 

"Dari pengakuan pelaku, korban lebih dari satu orang. Namun hanya satu korban yang melaporkan kasus penipuan rekrutmen polisi tersebut ke polisi," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Ngawi, Putra Reza Akzha Ginting, Sabtu (8/1/2022). 

Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026

Menurutnya, para korban masih berharap bahwa aksi menyogok mereka tetap lolos. Sehingga belum ada lagi yang melaporkan P ke kepolisian. 

"Mungkin masih berharap ya. Atau bisa juga berharap uang dikembalikan oleh P," kata Putra. 

Baca juga: Tembus Pasar Global, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Banyuwangi

Sebenarnya, kata dia, P sudah berupaya melakukan pengembalian uang Rp300 juta rupiah kepada korban. Namun dengan cara dicicil. 

Hingga kasus tersebut dilaporkan, terdakwa telah mengembalikan uang sebanyak Rp96 juta kepada korban. “Dalam hal pertanggunjawaban pidana yang dilakukan oleh terdakwa ada pengembalian uang sebesar Rp96 juta,” tambahnya.

Baca juga: Lepas Ribuan Pelari MANTRA116 2026, Gubernur Khofifah Optimistis Jawa Timur Jadi Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Sebelumnya, Sekretaris Camat (Sekcam) Karangjati, Kabupaten Ngawi diamankan polisi dan kejaksaan usai tersandung kasus dugaan penipuan. Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial P itu disebut menjanjikan korbannya masuk jadi polisi wanita (Polwan) dengan meminta uang Rp300 juta.

Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi Putra Reza Akhza Ginting menjelaskan, saat ini P sudah ditahan di Polres Ngawi. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru